Rencana Rahasia Beijing : Memantik Kekacauan Global Kemudian Tampil Sebagai Penyelamat Dunia
✕

🅼🅴🅽🆄 ꋊǝwઽ 𝓞𝓯 𝓣𝓱𝓮 𝓨𝓮𝓪𝓻𝓼

  • REGIONAL
  • TNI-POLRI
  • MILITER
  • NASIONAL
  • HUKRIM
  • INTERNASIONAL
  • PEMERINTAH
  • POLITIK
  • MANCANEGARA
  • SPORT
  • LIFE STYLE
  • SERBA-SERBI
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • NARKOBA
  • HIBURAN
  • OPINI
  • PENDIDIKAN
  • ARTIS
  • SEJARAH
  • FILM
  • SELEBRITI
  • RELIGI
  • ZODIAK
  • MUSIK
  • TEKNOLOGI
  • RAMALAN
  • BISNIS
  • KKN
  • RELATIONSHIP
  • ARTI MIMPI
  • INFRASTRUKTUR
  • MISTERI DUNIA
  • SEREMONIAL
  • SKANDAL
  • PROFIL
  • PERTANIAN
  • NASA
  • FIGUR
  • IPTEK
  • PERTAMBANGAN
  • SOSIAL KEMANUSIAAN
Star News Indonesia
­ıllıllıS͙I͙A͙R͙A͙N͙ L͙A͙N͙G͙S͙U͙N͙G͙ıllıllı
ⒽⓄⓂⒺ › Ambisi Beijing › INTERNASIONAL › Rencana Rahasia Tiongkok › Tiongkok Adidaya Baru

Rencana Rahasia Beijing : Memantik Kekacauan Global Kemudian Tampil Sebagai Penyelamat Dunia

Kamis, Juli 03, 2025

🄱🄰🄲🄰 🄹🅄🄶🄰 :

Laporan DoD 2024 Ungkap Cara Tiongkok Memanfaatkan Krisis Dunia untuk Mengerek Pengaruh.


Star News INDONESIA, Kamis, (03 Juli 2025). JAKARTA - Analisis gabungan laporan Departemen Pertahanan AS, lembaga think‑tank, dan studi akademik terbaru mengindikasikan bahwa Beijing tengah menjalankan strategi multi‑dimensi—dari perang informasi hingga diplomasi bantuan—untuk membentuk ulang tatanan dunia. 


Para pakar menilai strategi ini sengaja memanfaatkan krisis global agar China tampil sebagai kekuatan “penyelamat”, sementara rival utamanya kehabisan sumber daya. (sumber : media.defense.gov)


Para penyusun “China Military Power Report 2024” menggambarkan evolusi misi PLA dari “pertahanan pantai” menjadi “perlindungan laut lepas”, lengkap dengan jaringan logistik luar negeri yang dirancang “mengganggu operasi militer AS” bila pecah konflik di berbagai front. (Sumber : media.defense.gov)


Kajian RAND Corporation—Thinking Through Protracted War with China*—memodelkan sembilan skenario perang panjang di mana Beijing berupaya “membebani” Amerika melalui konflik simultan di teater Indo‑Pasifik, Timur Tengah, dan Eropa. RAND menilai strategi ini efektif bila PLA mampu “mengulur” durasi konfrontasi sehingga biaya politik di Washington melonjak. (Sumber : rand.org)


Kunci operasi di balik layar adalah doktrin “Three Warfares”: perang opini, perang psikologi, dan perang hukum. Bagian “Influence Operations” dalam laporan DoD 2024 menegaskan konsep ini digabung dengan cognitive domain operations untuk “mempolarisasi masyarakat lawan” sebelum satu peluru pun dilepaskan. (Sumber : media.defense.gov)


Contoh lapangan paling kasat mata muncul saat pandemi Covid‑19. Studi AidData (2024) membuktikan nada pemberitaan global terhadap Tiongkok “membaik signifikan” setelah gelombang mask diplomacy—sebuah upaya yang menurut MERICS, juga dijalankan sayap militer PLA ke 46 negara sasaran Belt & Road Initiative. (Sumber :aiddata.org dan merics.org)


Di domensi keras, laporan CSIS yang diungkap Washington Post Maret 2025 menyorot perusahaan galangan CSSC yang memproduksi lebih banyak tonase tahun lalu dibanding total produksi AS sejak Perang Dunia II. Penjualan kapal komersial ke klien Eropa dan Asia disebut “secara tak langsung mensubsidi modernisasi armada tempur” PLA Navy. (Sumber : washingtonpost.com)


Senator Mitch McConnell dalam pidato di CSIS Global Security Forum (Mei 2025) memperingatkan “celah besar antara ancaman dan respons Washington”, seraya menuding Beijing “membantu sponsor teror terbesar di Timur Tengah untuk menekan Amerika di banyak front”.


Laporan DoD yang sama juga menandai Djibouti sebagai pangkalan PLA pertama di luar negeri dan memprediksi “fasilitas tambahan” di Afrika, Timur Tengah, dan Pasifik—menciptakan jaringan yang dapat dipaketkan sebagai operasi kemanusiaan ketika krisis pecah, sekaligus menempatkan logistik militer siap pakai. (Sumber : media.defense.gov)


Jon Alterman dari CSIS menilai model ini mendayagunakan “chaos sebagai katalis diplomasi”—Beijing membiarkan tekanan konflik meningkat, lalu menawarkan mediasi, rekonstruksi, dan investasi BRI sebagai jalan keluar, sehingga menciptakan ketergantungan strategis baru. (Sumber : csis.org)


Meski bukti terbuka soal niat “menciptakan kehancuran global” masih bersifat inferensial, rangkaian doktrin, kapabilitas, dan praktik di lapangan menunjukkan pola konsisten: Beijing siap memanfaatkan setiap celah krisis—dari pandemi hingga blokade maritim—untuk memosisikan diri sebagai solusi tak tergantikan. 


Para analis memperingatkan, jika Washington dan sekutunya tidak segera menyelaraskan strategi industri, diplomasi, dan informasi, narasi “penyelamat dunia” versi China bisa menjadi kenyataan sebelum komunitas internasional sempat menyadarinya.


Penulis : Sultan Hafidz

Editor : Meli Purba

TAGS :

Tags: Ambisi Beijing INTERNASIONAL Rencana Rahasia Tiongkok Tiongkok Adidaya Baru


𝓕𝓸𝓽𝓸 𝓣𝓮𝓻𝓫𝓪𝓻𝓾 :




Bagikan ini ke

ⓈⒽⒶⓇⒺ :

Komentar Anda

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

ͲȺƓϚ :

EKONOMI HUKRIM INTERNASIONAL LIFE STYLE MANCANEGARA MILITER NASIONAL PEMERINTAH POLITIK REGIONAL SPORT TNI-POLRI

🅣🅁🅔🄽🅓🄸🅝🄶

+

  • 10 Cara Menjaga Bentuk Tubuh Tetap Proporsional dan Sehat
    Gaya Hidup Sehat untuk menjaga nentuk tubuh Proporsional tanpa diet ketat. Foto : Cheryil Apriani/Willy Rikardus Star News INDONESIA ,  Sabt...
  • Zona del Silencio di Meksiko Fakta Atau Hanya Kebohongan Belaka?
    Zona of Silence di Meksiko Star News INDONESIA,  Sabtu, (09 Desember 2023).  JAKARTA  - Zona of Silence adalah sebuah tempat di Meks...
  • Profil Jennifer Coppen dan Kisah Lengkap Perjalanan Hidupnya
    Aktris Cantik  Jennifer Coppen. Foto : Instagram Star News INDONESIA ,  Jumat, (11 Juli 2025).   JAKARTA  - Namanya mulai dikenal publik sej...
  • Jejak Awal Tulisan: Sejarah Penemuan Sistem Penulisan Pertama
    Bentuk tulisan tertua adalah aksara paku, yang dikembangkan oleh bangsa Sumeria dan digunakan oleh berbagai orang di Timur Tengah kuno. Foto...
  • Sejarah Mesin Ketik: Dari Inovasi Awal hingga Digitalisasi
      Star News INDONESIA,  Senin, (26 Agustus 2024).  JAKARTA  - Mesin ketik, salah satu penemuan revolusioner di bidang teknologi, memiliki se...

KURS BANK INDONESIA (BI)


{{ date }}
{{ time }}
"Waktu adalah kanvas kosong, lukislah dengan karya terbaikmu."
play storeapp storeapp gallery

Link Bawah

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • V𝐈ᗪ𝔼Ⓞ
Copyright ©҉ Star News Indonesia

TerPopuler