![]() |
| Rusydi Saleh Maga, S.H., Sekretaris DPW PWMOI Provinsi NTT. Foto : PWMOI_Network |
Star News INDONESIA, Rabu, (28 Januari 2026). KOTA KUPANG - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat capaian signifikan dalam penguatan struktur organisasi.
Hingga saat ini, PWMOI NTT telah berhasil membentuk 21 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari total 22 kabupaten/kota yang ada di wilayah tersebut.
Sekretaris DPW PWMOI Provinsi NTT, Rusydi Maga, saat dikonfirmasi wartawan pada Rabu (28/01/2025), mengatakan bahwa masih terdapat satu kabupaten yang belum menyelesaikan proses konsolidasi internal.
“PWMOI memiliki 21 DPC saat ini, dimana masih ada satu kabupaten yang belum selesai konsolidasi dikarenakan terkendala beberapa hal teknis,” ujar Rusydi.
Meski demikian, Rusydi menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Ketua DPW PWMOI Provinsi NTT, Andre Lado, untuk memastikan seluruh DPC yang telah terbentuk dapat segera memperoleh mandat resmi.
“Saya telah berkoordinasi dengan Ketua PWMOI NTT, dan kami sepakat untuk segera mempercepat konsolidasi agar setiap DPC segera diberikan mandat,” jelasnya.
Pria yang kerap disapa Rusdy ini, menambahkan bahwa pembentukan 21 DPC tersebut menjadi modal penting bagi PWMOI NTT dalam memperkuat eksistensi organisasi di daerah.
Ia menyebutkan, berbagai program strategis telah disiapkan untuk mendorong kemajuan PWMOI di NTT.
“Ada banyak program yang telah kami persiapkan untuk membangun PWMOI NTT menjadi wadah profesi yang besar di NTT. Namun semua itu bergantung dari dukungan DPP PWMOI Pusat agar kami di daerah dapat berjalan dengan maksimal untuk mengejar ketertinggalan yang diakibatkan kefakuman kami selama ini, itu harapan saya dan teman-teman di NTT.” tutupnya.
Dengan hampir rampungnya pembentukan DPC di seluruh kabupaten/kota, PWMOI NTT optimistis dapat memperkuat peran wartawan media online sebagai pilar informasi yang profesional, independen, dan berintegritas di Nusa Tenggara Timur.
Penulis : Berto Da Costa
Editor : Hilarius Diaz

