Peserta Bedah Rumah di Madina Keluhkan Belum Ada Realisasi, Gubernur Sumut Diminta Turun Tangan
✕

🅼🅴🅽🆄 ꋊǝwઽ 𝓞𝓯 𝓣𝓱𝓮 𝓨𝓮𝓪𝓻𝓼

  • REGIONAL
  • TNI-POLRI
  • MILITER
  • NASIONAL
  • HUKRIM
  • INTERNASIONAL
  • PEMERINTAH
  • POLITIK
  • MANCANEGARA
  • SPORT
  • LIFE STYLE
  • SERBA-SERBI
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • NARKOBA
  • HIBURAN
  • OPINI
  • PENDIDIKAN
  • ARTIS
  • SEJARAH
  • FILM
  • SELEBRITI
  • RELIGI
  • ZODIAK
  • MUSIK
  • TEKNOLOGI
  • RAMALAN
  • BISNIS
  • KKN
  • RELATIONSHIP
  • ARTI MIMPI
  • INFRASTRUKTUR
  • MISTERI DUNIA
  • SEREMONIAL
  • SKANDAL
  • PROFIL
  • PERTANIAN
  • NASA
  • FIGUR
  • IPTEK
  • PERTAMBANGAN
  • SOSIAL KEMANUSIAAN
Star News Indonesia
­ıllıllıS͙I͙A͙R͙A͙N͙ L͙A͙N͙G͙S͙U͙N͙G͙ıllıllı
ⒽⓄⓂⒺ › Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) › Bobby Nasution › Gubernur Sumut › PEMERINTAH › Program Bedah Rumah › REGIONAL

Peserta Bedah Rumah di Madina Keluhkan Belum Ada Realisasi, Gubernur Sumut Diminta Turun Tangan

Selasa, Oktober 28, 2025

🄱🄰🄲🄰 🄹🅄🄶🄰 :

BSPS Mandailing Natal Mandek, Warga Minta Gubernur Bobby Nasution Intervensi, Selasa (28/10). Foto : Ilustrasi


Star News INDONESIA, Selasa, (28 Oktober 2025). MADINA - Program bedah rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) hingga kini belum juga terealisasi, meski sudah lebih dari tiga bulan sejak para peserta membuka rekening di Bank Sumut. 


Program yang dibiayai melalui APBD Provinsi Sumatera Utara ini kini menuai keluhan dari masyarakat penerima manfaat.


Sejumlah peserta bedah rumah di Madina mengaku bingung dan kecewa karena belum ada kepastian terkait pencairan dana bantuan tersebut. Salah satu peserta yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa proses administrasi sudah berulang kali dilakukan, termasuk pembukaan rekening dan rapat koordinasi, namun tak kunjung ada hasil nyata.


“Sudah beberapa kali rapat dan buka rekening, tapi hingga kini belum ada realisasi. Padahal sudah tiga bulan berlalu. Kendalanya entah di mana,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (28/10/2025).


Peserta lainnya juga menyoroti proses yang dinilai tidak transparan dan terkesan mempersulit warga. 


Dalam beberapa kali musyawarah, pihak provinsi disebut tidak memberi ruang bagi peserta untuk berinovasi atau mengganti bentuk swadaya sesuai kemampuan masing-masing.


“Kami disodori daftar harga barang yang sama, padahal kebutuhan setiap rumah berbeda. Misalnya, saya punya pasir sendiri dari sungai dekat rumah, tapi tetap diminta ambil pasir dari toko dengan harga yang tidak masuk akal. Rasanya kami tidak merdeka menentukan kebutuhan kami sendiri,” keluhnya.


Warga juga menyoroti penentuan toko material yang disebut kerap berganti tanpa penjelasan. Bahkan, ada instruksi pembongkaran rumah lama tanpa kepastian kapan pembangunan akan dimulai.


Program BSPS sendiri merupakan inisiatif pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperbaiki rumah tidak layak huni (RTLH). 


Namun, pelaksanaannya di Madina yang dikelola oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Sumut kini dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya.


Masyarakat berharap Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, turun tangan langsung untuk memastikan program ini berjalan sesuai aturan dan berpihak kepada rakyat kecil.


“Kami mohon Pak Gubernur dengar keluhan kami. Ini uang negara, harus berpihak pada rakyat, jangan biarkan rakyat kecil kecewa,” pungkas salah satu peserta bedah rumah.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak konsultan individu yang menangani proyek tersebut belum memberikan tanggapan meski telah dikonfirmasi oleh awak media.



Penulis : Magrifatulloh

Editor : Meli Purba

TAGS :

Tags: Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Bobby Nasution Gubernur Sumut PEMERINTAH Program Bedah Rumah REGIONAL


𝓕𝓸𝓽𝓸 𝓣𝓮𝓻𝓫𝓪𝓻𝓾 :




Bagikan ini ke

ⓈⒽⒶⓇⒺ :

Komentar Anda

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

ͲȺƓϚ :

EKONOMI HUKRIM INTERNASIONAL LIFE STYLE MANCANEGARA MILITER NASIONAL PEMERINTAH POLITIK REGIONAL SPORT TNI-POLRI

🅣🅁🅔🄽🅓🄸🅝🄶

+

  • Herry FF Battileo, SH.,MH., "Pengakuan Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat"
    Star News INDONESIA ,  Selasa  (14 Desember 2021).  KOTA KUPANG  - Pada dasarnya kesatuan masyarakat hukum adat terbentuk berdasarkan tiga p...
  • Indonesia Tawarkan Impor 2 Juta Ton Gandum untuk Deal Tarif dengan AS
    Indonesia Siap Beli Gandum AS Rp 8 Triliun, Indofood Ambil Peran di Diplomasi Ekonomi RI-AS. Foto : Litha Andayani/Maria Patricia Star News ...
  • Pihak BRI Dua Kali Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Laporan Kasus Penipuan
    Kuasa Hukum Yessi Irmadani desak Polisi tetapkan Tersangka kasus penipuan . [Foto : Anhar Rosal/Regina Panjaitan/Ilustrasi Bank BRI] Star Ne...
  • Ryan Garcia Kembali Bangkit Dengan Kemenangan TKO Atas Oscar Duarte
    Duel Rian Garcia vs Oscar Duarte, Minggu, (03/12/2023). Star News INDONESIA ,  Minggu, (03 Desember 2023).  JAKARTA  - Meski jauh dari sempu...
  • Asal Usul Istilah "Duit": Warisan VOC yang Masih Hidup di Indonesia dan Malaysia
    Mata Uang  Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC). Foto : Arsip Sejarah Nasional Star News INDONESIA ,  Rabu, (17  September 2025).   JAKAR...

KURS BANK INDONESIA (BI)


{{ date }}
{{ time }}
"Waktu adalah kanvas kosong, lukislah dengan karya terbaikmu."
play storeapp storeapp gallery

Link Bawah

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • V𝐈ᗪ𝔼Ⓞ
Copyright ©҉ Star News Indonesia

TerPopuler