![]() |
| Bentuk Penghormatan, Pemdes Langkan Santuni 64 Warga Transmigrasi di Pelalawan, Jumat (12/02). Foto : Anhar Rosal/Burhanudin Iskandar |
Star News INDONESIA, Jumat, (13 Februari 2026). PELALAWAN - Pemerintah Desa (Pemdes) Langkan, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau menggelar pertemuan bersama warga asli transmigrasi yang hingga kini masih menetap di Desa Langkan, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Desa Langkan tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus rasa syukur kepada para perintis transmigrasi yang telah membuka dan membangun desa sejak tahun 1983.
Kepala Desa Langkan, Yaser Irma, S.Pd., mengatakan bahwa dari sekitar 400 warga transmigrasi awal, saat ini tersisa 64 orang yang masih bertahan dan menetap di Desa Langkan.
“Kita mengumpulkan warga transmigrasi yang masih bertahan sejak tahun 1983 hingga saat ini. Sebagian ada yang pergi meninggalkan desa dan sebagian lainnya telah meninggal dunia,” ujar Yaser.
Menurutnya, mayoritas warga transmigrasi yang tersisa kini telah berusia di atas 60 tahun. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum silaturahmi serta apresiasi atas perjuangan para keluarga transmigrasi awal.
Dalam kegiatan tersebut, Pemdes Langkan membagikan 64 paket sembako kepada warga transmigrasi. Bantuan tersebut bersumber dari dana sosial Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Langkan serta Pendapatan Asli Desa (PAD) Langkan.
“Dari 64 warga, ada belasan orang yang tidak dapat hadir karena kondisi sakit. Untuk mereka, paket sembako akan langsung diantarkan ke rumah oleh Kepala Desa,” jelasnya.
Yaser juga mengajak warga transmigrasi yang masih ada untuk terus memberikan saran dan masukan demi kemajuan Desa Langkan ke depan.
Selain itu, ia turut menyampaikan doa dan harapan kepada para tokoh yang pertama kali membuka kawasan transmigrasi agar senantiasa diberikan kesehatan.
“Saya mengucapkan selamat menyambut Bulan Suci Ramadan. Pemdes Langkan juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama ini terdapat kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak,” tutup Yaser.
Penulis : Anhar Rosal
Editor : Burhanudin Iskandar

