Pemred Perwira Satu Geram, Wartawannya Disebut "Wartawan Anjing" oleh Oknum Karyawan One Stadium
✕

🅼🅴🅽🆄 ꋊǝwઽ

  • REGIONAL
  • TNI-POLRI
  • MILITER
  • NASIONAL
  • HUKRIM
  • INTERNASIONAL
  • PEMERINTAH
  • POLITIK
  • MANCANEGARA
  • SPORT
  • LIFE STYLE
  • SERBA-SERBI
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • NARKOBA
  • HIBURAN
  • OPINI
  • PENDIDIKAN
  • ARTIS
  • SEJARAH
  • SELEBRITI
  • ZODIAK
  • FILM
  • MUSIK
  • RELIGI
  • TEKNOLOGI
  • RAMALAN
  • BISNIS
  • KKN
  • RELATIONSHIP
  • ARTI MIMPI
  • INFRASTRUKTUR
  • MISTERI DUNIA
  • SEREMONIAL
  • SKANDAL
  • PROFIL
  • PERTANIAN
  • NASA
  • FIGUR
  • IPTEK
  • PERTAMBANGAN
  • SOSIAL KEMANUSIAAN
Star News Indonesia
­ıllıllıS͙I͙A͙R͙A͙N͙ L͙A͙N͙G͙S͙U͙N͙G͙ıllıllı
ⒽⓄⓂⒺ › HUKRIM › One Stadium › Pelecehan Profesi Pers › Penghinaan Profesi Wartawan › REGIONAL › Wartawan Dihina

Pemred Perwira Satu Geram, Wartawannya Disebut "Wartawan Anjing" oleh Oknum Karyawan One Stadium

Senin, Juni 16, 2025

🄱🄰🄲🄰 🄹🅄🄶🄰 :

Insiden penghinaan terhadap wartawan di One Stadium, di Jalan Karacak, Kota Kulon, Garut Kota, Pada Sabtu, (14/06/2025).


Star News INDONESIA, Senin, (16 Juni 2025). GARUT - Insiden tak mengenakkan terjadi di salah satu pusat hiburan, One Stadium, di Jalan Karacak, Kota Kulon, Garut Kota. 


Seorang wartawan media Perwirasatu.co.id, bernama Aditya, menjadi korban penghinaan oleh salah satu karyawan tempat tersebut dengan kata-kata kasar yang tak pantas dilontarkan kepada siapa pun, apalagi kepada insan pers.


Peristiwa ini bermula saat Aditya hendak pulang usai bermain game di One Stadium, Pada Sabtu, (14/06/2025), malam. 


Saat akan melakukan pembayaran, pihak kasir menolak metode pembayaran non-tunai, sementara Aditya tidak membawa uang tunai dan hanya mengandalkan saldo dari ATM-nya. 


Dalam suasana yang mulai tegang, Aditya sempat menawarkan kartunya agar pihak kasir bisa menarik langsung uang dari mesin ATM atau Bank terdekat.


Namun alih-alih meredakan suasana, salah seorang karyawan yang diketahui bernama Fahrul justru memanaskan keadaan. 


Setelah mengetahui bahwa Aditya adalah seorang wartawan, Fahrul secara frontal mengeluarkan kata hinaan, "Wartawan Anjing", yang sontak membuat suasana kian memanas.


Selain itu, tidak ada satu pun karyawan One Stadium yang beritikad baik untuk meminta maaf kepada Aditya, malah sebaliknya Aditya yang disuruh meminta maaf.


Ketika dikonfirmasi oleh awak media, pihak manajemen One Stadium melalui Erfan membenarkan bahwa perkataan tersebut memang dilontarkan oleh salah satu karyawannya. 


Namun, ia enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai latar belakang terjadinya penghinaan tersebut dengan alasan tidak mengetahui duduk persoalan secara utuh. 


Pernyataan Erfan ini bukannya meredakan kemarahan, namun justru menambah kekecewaan insan pers. 


Pemimpin Redaksi Perwirasatu.co.id, R. Satria Santika, menilai pernyataan yang dilontarkan karyawan One Stadium diluar kewajaran dan keji.




"Ungkapan 'wartawan anjing' bukan hanya bentuk pelecehan verbal, tapi penghinaan yang lebih kejam dari tebasan pedang. Ini bukan sekadar menyakiti perasaan, tapi juga merendahkan martabat seorang wartawan, dan sebagai harkat martabat manusia," tegas Bro Tommy, sapaan akrabnya, Pada Minggu, (15/06/2025).


Tommy juga menambahkan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan langkah hukum untuk menyikapi persoalan tersebut.


"Kita tidak anti kritik. Tapi penghinaan ini tidak bisa dianggap hal sepele. Ini tentang harga diri wartawan yang selama ini bekerja untuk kepentingan publik. Seharusnya karyawan itu bekerja profesional, siapapun pengunjungnya layani dengan baik dan sekalipun terjadi perselisihan, kata-kata itu tetap saja sangat tidak pantas dilontarkan." ungkapnya


Oknum Anggota Polsek Garut Kota (Posisi tengah)


Saat audiens dengan menejer One Stadium, Tommy menyayangkan sikap keberpihakan oknum Anggota Polsek Garut Kota, yang saat itu dipanggil oleh menejer. 


"Kata dia kalau kami naik berita maka akan dituntut, emang dia sebagai apa di One Stadium mau mengintervensi permasalahan antara wartawan saya dan karyawan One Stadium, kalau dia pemilik perusahaan wajar tapi dia kan aparat harusnya netral. Jangan menujukan keberpihakan," tandas Tommy


Penulis : Cheryil Apriani

Editor : Maria Patricia

TAGS :

Tags: HUKRIM One Stadium Pelecehan Profesi Pers Penghinaan Profesi Wartawan REGIONAL Wartawan Dihina


𝓕𝓸𝓽𝓸 𝓣𝓮𝓻𝓫𝓪𝓻𝓾 :




Bagikan ini ke

ⓈⒽⒶⓇⒺ :

Komentar Anda

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

ͲȺƓϚ :

EKONOMI HUKRIM INTERNASIONAL LIFE STYLE MANCANEGARA MILITER NASIONAL PEMERINTAH POLITIK REGIONAL SPORT TNI-POLRI

🅣🅁🅔🄽🅓🄸🅝🄶

+

  • Kuasa Hukum Desak Polres TTS Dalami Surat Rujukan Puskesmas dalam Kasus Kematian Gustaf Nabuasa
    Kuasa hukum korban minta polisi usut dugaan penganiayaan yang menewaskan Gustaf Nabuasa di Amanuban Selatan, Jumat (03/07). Foto : Ferdi Tan...
  • IPNU dan IPA Madina Tantang Kapolri Tangkap Terduga Mafia Tambang Ilegal GD dan PW
    IPNU dan IPA Madina desak Kapolri tangani langsung dugaan mafia tambang ilegal, Rabu (08/07). Foto : Magrifatulloh/Maria Patricia Star News ...
  • Kades Singengu Julu Bungkam soal Dugaan Reklamasi Ilegal di Kotanopan, Publik Pertanyakan Transparansi
    Dugaan Reklamasi tanpa izin di Kotanopan menguat, Kades Singengu Julu belum beri klarifikasi. Foto : Dok. Redaksi/Magrifatulloh Star News IN...
  • Inilah Arti Mimpi Dibelikan Mobil Baru Oleh Orang Tua yang Telah Tiada
    Arti Mimpi mendapat hadiah mobil baru dari orang yang telah tiada. Foto : Kemalasari/Septian Maulana Star News INDONESIA ,  Jumat, (03 Janua...
  • Cek Tafsir Mimpi Bermain Kelereng Disini
    Star News INDONESIA ,  Rabu, (23 April 2025).   JAKARTA  - “10 Arti Mimpi Bermain Kelereng Menurut Primbon Jawa” Dalam primbon Jawa, mimpi b...

KURS BANK INDONESIA (BI)


{{ date }}
{{ time }}
(Waktu Bali-Nusra)
play storeapp storeapp gallery

Link Bawah

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • V𝐈ᗪ𝔼Ⓞ
Copyright ©҉ Star News Indonesia

TerPopuler