![]() |
| AS kirim 10 Rudal Patriot ke Ukraina, Trump sebut Putin banyak omong kosong. Foto : Reuters |
Star News INDONESIA, Rabu, (09 Juli 2025). JAKARTA - Presiden AS Donald Trump mengubah sikapnya terhadap konflik Ukraina dengan kembali mengirimkan bantuan militer berupa 10 rudal Patriot, setelah sebelumnya sempat dihentikan.
Langkah ini muncul bersamaan dengan kritik tajamnya terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin, yang disebutnya “memberikan banyak omong kosong” dalam komunikasi bilateral.
Berbicara dalam rapat kabinet, Trump mengaku kecewa atas sikap Putin. “Ia selalu bersikap baik, tetapi ternyata tidak ada artinya,” tegasnya di hadapan para pejabat senior AS dan Israel.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Washington tak ingin kehilangan pengaruh di medan tempur Ukraina, meskipun banyak pihak menilai pengiriman 10 rudal itu jauh dari cukup. Pejabat Ukraina menyambut baik bantuan itu, tetapi menyebut jumlahnya “sangat sedikit”.
Sementara itu, Pentagon sebelumnya sempat menunda pengiriman karena alasan minimnya stok rudal dan kekhawatiran atas kesiapan militer AS.
Namun, tekanan dari Kongres dan mitra Eropa, serta serangan udara Rusia selama tujuh jam di Kyiv minggu lalu, memaksa perubahan kebijakan ini.
Trump juga menyebut bahwa pengiriman ini mencakup “senjata pertahanan terutama”, dan bahwa pihaknya sedang mencari jalur pasokan tambahan.
Axios melaporkan, pengiriman ini adalah bagian dari stok 30 rudal Patriot yang dijanjikan oleh pemerintahan Biden tahun lalu.
Meski demikian, Kremlin masih belum memberikan respons tegas, hanya menyebut perlunya klarifikasi.
Di sisi lain, Zelenskyy mengapresiasi perubahan ini sebagai sinyal positif, meski menyadari bahwa tantangan pertahanan udara Ukraina masih besar.
Penulis : Deni Suprapto
Editor : Kartika Manalu
.jpg)
