PWPM NTT Angkat Bicara Soal Relokasi Warga Pulau Kera oleh Pemkab Kupang
✕

🅼🅴🅽🆄 ꋊǝwઽ 𝓞𝓯 𝓣𝓱𝓮 𝓨𝓮𝓪𝓻𝓼

  • REGIONAL
  • TNI-POLRI
  • MILITER
  • NASIONAL
  • HUKRIM
  • INTERNASIONAL
  • PEMERINTAH
  • POLITIK
  • MANCANEGARA
  • SPORT
  • LIFE STYLE
  • SERBA-SERBI
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • NARKOBA
  • HIBURAN
  • OPINI
  • PENDIDIKAN
  • ARTIS
  • SEJARAH
  • SELEBRITI
  • ZODIAK
  • FILM
  • MUSIK
  • RELIGI
  • TEKNOLOGI
  • RAMALAN
  • BISNIS
  • KKN
  • RELATIONSHIP
  • ARTI MIMPI
  • INFRASTRUKTUR
  • MISTERI DUNIA
  • SEREMONIAL
  • SKANDAL
  • PROFIL
  • PERTANIAN
  • NASA
  • FIGUR
  • IPTEK
  • PERTAMBANGAN
  • SOSIAL KEMANUSIAAN
Star News Indonesia
­ıllıllıS͙I͙A͙R͙A͙N͙ L͙A͙N͙G͙S͙U͙N͙G͙ıllıllı
ⒽⓄⓂⒺ › Bupati Kupang › Fathur Dopong › Pemkab Kupang › PWPM NTT › REGIONAL › Relokasi Pulau Kera › Yoseph Lede

PWPM NTT Angkat Bicara Soal Relokasi Warga Pulau Kera oleh Pemkab Kupang

Minggu, April 27, 2025

🄱🄰🄲🄰 🄹🅄🄶🄰 :

Fathur Dopong, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Nusa Tenggara Timur (NTT).


Star News INDONESIA, Minggu, (27 April 2025). KOTA KUPANG - Beredar Pro dan Kontra terkait relokasi warga Pulau Kera oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang. Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Nusa Tenggara Timur (PWPM NTT) usulkan untuk pertimbangkan aspirasi warga setempat.


Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua  Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Nusa Tenggara Timur (NTT) Fathur Dopong, kepada sejumlah wartawan, Pada Minggu, (27/04/2025).


"Saya menilai alasan merelokasi warga Pulau Kera yang disampaikan oleh Bupati Kabupaten Kupang, Yoseph Lede agar hak-hak dasar dari warga di pulau tersebut dapat dipenuhi oleh Pemerintah Kabupaten Kupang seperti pelayanan pendidikan, kesehatan dan air bersih ini merupakan hal yang manusiawi." Ujarnya.


Menurut dia, pemerintah juga mempertimbangkan alasan dasar masyarakat, karena ini menyangkut hidup mereka, apalagi mata pencaharian mayoritas masyarakat Suku Bajo adalah laut.


Soal pendidikan, bahwa anak- anak pulau Kera selama ini tidak sekolah adalah keliru, sebab kenyataannya ada beberapa masyarakat Suku Bajo yang membantah soal pernyataan tersebut disebabkan karena terdapat satu buah sekolah berada di pulau Kera dan aktivitas pendidikan pun saat ini berjalan normal.


Aktivis Muhammadiyah ini juga menegaskan bahwa, beradaptasi dengan lingkungan baru bukanlah hal yang gampang, karena semuanya akan perlu beradaptasi, sehingga perlu dipertimbangkan lebih matang, apalagi menurut masyarakat Suku Bajo  mereka sudah mendiami di Pulau Kera sudah sejak tahun 1911.


Sehingga saran saya kepada pemerintah Kabupaten Kupang, jika memang benar bahwa Relokasi masyarakat yang saat ini mendiami di Pulau Kera merupakan instruksi bapak Presiden Republik Indonesia (RI) seperti yang disampaikan oleh bapak Bupati Kabupaten Kupang dengan tujuan agar hak-hak dasar dari warga di pulau dapat dipenuhi oleh Pemerintah Kabupaten Kupang maka saya sampaikan:


1. Masi banyak masyarakat Kabupaten Kupang yang mengalami hal yang sama, seperti belum mendapatkan pelayanan seperti pendidikan, air bersih dan kesehatan, sehingga mereka juga perlu mendapatkan hak-hak dasar dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang. Bahkan lebih membutuhkan ketimbang masyarakat pulau Kera sendiri. Karena saya menilai pemerintah terlalu ambisi atas Relokasi ini.


2. Jika ada niat baik bapak Presiden RI dalam hal ini diintruksikan kepada pemda kabupaten Kupang untuk membantu masyarakat Pulau Kera agar hak-hak dasar dari warga di pulau ini dapat dipenuhi, maka cara yang paling tepat adalah bukan Reklokasi, namun berinovasi dalam pembangunan di wilayah pulau- pulau. 


Fathur juga menyarankan kepada pemda Kabupaten Kupang, bahwa untuk kebutuhan air minum, pemerintah bisa membantu dengan mengubah air laut menjadi air minum, dengan cara memerlukan proses desalinasi, yaitu proses menghilangkan garam dan mineral lain dari air laut. Atau bisa juga dengan mengumpulkan air hujan melalui sistem penampungan air hujan.


Untuk kesehatan sendiri, kata dia, pemerintah bisa membangun pusat kesehatan yang memadai dengan fasilitas dan peralatan yang cukup. Seperti membangun puskesmas yang dapat memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat.


Membangun jaringan kesehatan yang terintegrasi untuk memfasilitasi rujukan pasien. Menyediakan infrastruktur laut seperti perahu motor untuk kebutuhan dan pelayanan kesehatan yang bersifat emergency.


"Hal dasar seperti ini yang seharusnya dipikirkan oleh pemerintah sebagai upaya untuk membantu masyarakat pesisir dalam hal ini soal Pendidikan, Kesehatan dan juga air bersih sebagai kebutuhan dasar masyarakat Pulau Kera." Tegas Fathur.


Masi menurut dia, pemerintah juga harus mempertimbangkan segala aspek kehidupan masyarakat yang bukan hanya hari ini namun juga hari-hari mendatang, terutama kebutuhan hidup mereka.


Menurut dia,  Jabatan seorang kepala daerah hanya 5- 10 tahun, namun kehidupan mereka akan bertahan- tahun, sehingga tidak ada jaminan jika relokasi akan menghadirkan air mata kebahagiaan dan juga tidak ada jaminan relokasi akan menghadirkan air mata kesedihan. Sehingga perlu dipertimbangkan sikap penolakan masyarakat Suku Bajo yang hari ini menjalani kehidupan di Pulau Kera.


"Jika dipaksakan dengan tidak mempertimbangkan berbagai aspek dan mengorbankan masyarakat setempat, jangan membuat publik menduga bahwa Relokasi Pulau Kera bukan soal kebutuhan dasar masyarakat Pulau Kera namun kebutuhan investor untuk dijadikan pulau Kera sebagai tempat wisata." Pungkas Fathur Dopong.


Penulis : Berto Da Costa

Editor : Fajar Ali

TAGS :

Tags: Bupati Kupang Fathur Dopong Pemkab Kupang PWPM NTT REGIONAL Relokasi Pulau Kera Yoseph Lede


𝓕𝓸𝓽𝓸 𝓣𝓮𝓻𝓫𝓪𝓻𝓾 :




Bagikan ini ke

ⓈⒽⒶⓇⒺ :

Komentar Anda

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

ͲȺƓϚ :

EKONOMI HUKRIM INTERNASIONAL LIFE STYLE MANCANEGARA MILITER NASIONAL PEMERINTAH POLITIK REGIONAL SPORT TNI-POLRI

🅣🅁🅔🄽🅓🄸🅝🄶

+

  • Ayah di Kupang Laporkan Dugaan Persetubuhan Anak, Terlapor Disebut Tetangga Korban
    Advokat Rusydi Saleh Maga, S.H., (kiri) dan Alexander Peter E. Mahing, S.H., selaku kuasa hukum korban. Foto : Frans Ora/Bayu Indrawan  Star...
  • Inilah Kisah Perjalanan Karir Axl Rose Hingga Pernikahan dengan Sosok Istrinya
    Axl Rose dan Mantan Istrinya Erin Everly   (1990 – 1991) Star News INDONESIA,  Kamis, (18 Juli 2024).  JAKARTA  - Bintang di balik band rock...
  • Somasi Tak Digubris, Kuasa Hukum Grace Singli Siapkan Langkah Hukum Terkait Dana Rp10 Juta
    Grace Singli bersama kedua kuasa hukumnya Rusydi Saleh Maga, S.H., (kanan) dan Rowita Maudohi, S.H., siap ambil langkah tegas. Foto : Frans ...
  • 10 Tren Gaya Rambut 2025 yang Wajib Kamu Coba
    Model Rambut Kekinian 2025: Dari Layered Hair hingga Buzz Cut Star News INDONESIA ,  Sabtu, (21 Juni 2025).   JAKARTA  - Dunia fashion dan k...
  • Berapa Kasta dalam Sepakbola Inggris? Ini Penjelasan Lengkapnya!
    Berapa Kasta dalam Sepak Bola Inggris? Ini Penjelasan Struktur Kompetisinya dari Atas hingga Bawah. Foto : SPOTRS Star News INDONESIA ,  Rab...

KURS BANK INDONESIA (BI)


{{ date }}
{{ time }}
"Waktu adalah kanvas kosong, lukislah dengan karya terbaikmu."
play storeapp storeapp gallery

Link Bawah

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • V𝐈ᗪ𝔼Ⓞ
Copyright ©҉ Star News Indonesia

TerPopuler