Produksi Perikanan dan Budidaya Terbesar Ketiga Se-Indonesia, KKP RI Berikan Penghargaan ke Pemprov Jateng
✕

🅼🅴🅽🆄 ꋊǝwઽ 𝓞𝓯 𝓣𝓱𝓮 𝓨𝓮𝓪𝓻𝓼

  • REGIONAL
  • TNI-POLRI
  • MILITER
  • NASIONAL
  • HUKRIM
  • INTERNASIONAL
  • PEMERINTAH
  • POLITIK
  • MANCANEGARA
  • SPORT
  • LIFE STYLE
  • SERBA-SERBI
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • NARKOBA
  • HIBURAN
  • OPINI
  • PENDIDIKAN
  • ARTIS
  • SEJARAH
  • FILM
  • SELEBRITI
  • MUSIK
  • RELIGI
  • ZODIAK
  • TEKNOLOGI
  • RAMALAN
  • BISNIS
  • KKN
  • RELATIONSHIP
  • ARTI MIMPI
  • INFRASTRUKTUR
  • MISTERI DUNIA
  • SEREMONIAL
  • SKANDAL
  • PROFIL
  • PERTANIAN
  • NASA
  • FIGUR
  • IPTEK
  • PERTAMBANGAN
  • SOSIAL KEMANUSIAAN
Star News Indonesia
­ıllıllıS͙I͙A͙R͙A͙N͙ L͙A͙N͙G͙S͙U͙N͙G͙ıllıllı
ⒽⓄⓂⒺ › Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng › KKP RI › PEMERINTAH › REGIONAL

Produksi Perikanan dan Budidaya Terbesar Ketiga Se-Indonesia, KKP RI Berikan Penghargaan ke Pemprov Jateng

Selasa, Desember 12, 2023

🄱🄰🄲🄰 🄹🅄🄶🄰 :

Star News INDONESIA, Selasa, (12 Desember 2023). SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperoleh predikat sebagai produsen perikanan budidaya terbesar ke tiga se-Indonesia. 


Penghargaan diberikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, atas volume produksi budidaya ikan sebesar 458.513,77 ton dan rumput laut sebesar 87.429,85 ton, dengan total volume sebesar 545.943, 62 Ton pada 2022.


Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jateng Fendiawan Tiskiantoro mengatakan, penghargaan dari KKP RI, diberikan saat Rakornas KKP di Bali, 7-9 Desember 2023.


Ia menyebut produksi dari tahun ke tahun relatif meningkat. Kecuali 2020, terdapat penurunan produksi perikanan budidaya. Ini karena, sektor perikanan budidaya terdampak covid-19.


Fendi mengatakan  berbagai strategi dilakukan untuk menggenjot kualitas dan kuantitas produksi perikanan budidaya. Di antaranya, menjaga kualitas dan kuantitas benih (benih unggul bersertifikat CPIB), kepadatan tebar benih yang sesuai SNI untuk mengoptimalkan pertumbuhan ikan.


Adapula penerapan teknologi pada usaha budidaya yang dilakukan dan penerapan biosecurity untuk penjaminan mutu produk ikan yang dihasilkan. Tidak lupa menerapkan Cara Budidaya Ikan Yang Baik (CBIB).


“Alhamdulillah kita dapat peringkat 3 produksi perikanan budidaya nasional. Penghargaan ini yang pertama bagi kita,” tuturnya, Senin (11/12/2023).


Fendi menjelaskan,  produksi perikanan budidaya meliputi budidaya air tawar seperti lele, nila, gurami dan patin. Budidaya air payau seperti udang vaname, bandeng, nila salin dan  budidaya air laut seperti kerapu, kakap serta rumput laut.


Produksi tersebut, kebanyakan diserap oleh pasar lokal. Selain dalam bentuk segar (belum diversifikasi) banyak pula olahan perikanan yang laku hingga mancanegara.


“Khususnya untuk komoditas udang, akan masuk ke Unit Pengolah Ikan untuk diolah menjadi produk yang siap ekspor. Adapula diversifikasi olahan seperti bandeng presto, abon ikan hingga keripik ikan,” sebutnya.


Fendi berharap produksi perikanan budidaya  meningkat setiap tahunnya. Prognosa (perkiraan) pada akhir 2023, jumlah produksi perikanan budidaya di Jateng naik, mencapai 547.038,30 ton.


Dengan kondisi tersebut, produk perikanan budidaya tidak hanya masuk ke pasar domestik dan global, juga menyejahterakan pembudidaya.


“Serta peningkatan pendapatan pembudidaya ikan,” pungkas Fendi. (Pd/Diskominfo Jateng) Decbidang ikpNo Comments


SEMARANG – Pemprov Jateng memeroleh predikat sebagai produsen perikanan budidaya terbesar ke tiga se-Indonesia. Penghargaan diberikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, atas volume produksi budidaya ikan sebesar 458.513,77 ton dan rumput laut sebesar 87.429,85 ton, dengan total volume sebesar 545.943, 62 Ton pada 2022.


Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jateng Fendiawan Tiskiantoro mengatakan, penghargaan dari KKP RI, diberikan saat Rakornas KKP di Bali, 7-9 Desember 2023.


Ia menyebut produksi dari tahun ke tahun relatif meningkat. Kecuali 2020, terdapat penurunan produksi perikanan budidaya. Ini karena, sektor perikanan budidaya terdampak covid-19.


Fendi mengatakan  berbagai strategi dilakukan untuk menggenjot kualitas dan kuantitas produksi perikanan budidaya. Di antaranya, menjaga kualitas dan kuantitas benih (benih unggul bersertifikat CPIB), kepadatan tebar benih yang sesuai SNI untuk mengoptimalkan pertumbuhan ikan.


Adapula penerapan teknologi pada usaha budidaya yang dilakukan dan penerapan biosecurity untuk penjaminan mutu produk ikan yang dihasilkan. Tidak lupa menerapkan Cara Budidaya Ikan Yang Baik (CBIB).


“Alhamdulillah kita dapat peringkat 3 produksi perikanan budidaya nasional. Penghargaan ini yang pertama bagi kita,” tuturnya, Senin (11/12/2023).


Fendi menjelaskan,  produksi perikanan budidaya meliputi budidaya air tawar seperti lele, nila, gurami dan patin. Budidaya air payau seperti udang vaname, bandeng, nila salin dan  budidaya air laut seperti kerapu, kakap serta rumput laut.


Produksi tersebut, kebanyakan diserap oleh pasar lokal. Selain dalam bentuk segar (belum diversifikasi) banyak pula olahan perikanan yang laku hingga mancanegara.


“Khususnya untuk komoditas udang, akan masuk ke Unit Pengolah Ikan untuk diolah menjadi produk yang siap ekspor. Adapula diversifikasi olahan seperti bandeng presto, abon ikan hingga keripik ikan,” sebutnya.


Fendi berharap produksi perikanan budidaya  meningkat setiap tahunnya. Prognosa (perkiraan) pada akhir 2023, jumlah produksi perikanan budidaya di Jateng naik, mencapai 547.038,30 ton.


Dengan kondisi tersebut, produk perikanan budidaya tidak hanya masuk ke pasar domestik dan global, juga menyejahterakan pembudidaya.


“Serta peningkatan pendapatan pembudidaya ikan,” pungkas Fendi. 



TAGS :

Tags: Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng KKP RI PEMERINTAH REGIONAL


𝓕𝓸𝓽𝓸 𝓣𝓮𝓻𝓫𝓪𝓻𝓾 :




Bagikan ini ke

ⓈⒽⒶⓇⒺ :

Komentar Anda

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

ͲȺƓϚ :

EKONOMI HUKRIM INTERNASIONAL LIFE STYLE MANCANEGARA MILITER NASIONAL PEMERINTAH POLITIK REGIONAL SPORT TNI-POLRI

🅣🅁🅔🄽🅓🄸🅝🄶

+

  • Herry FF Battileo, SH.,MH., "Pengakuan Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat"
    Star News INDONESIA ,  Selasa  (14 Desember 2021).  KOTA KUPANG  - Pada dasarnya kesatuan masyarakat hukum adat terbentuk berdasarkan tiga p...
  • Indonesia Tawarkan Impor 2 Juta Ton Gandum untuk Deal Tarif dengan AS
    Indonesia Siap Beli Gandum AS Rp 8 Triliun, Indofood Ambil Peran di Diplomasi Ekonomi RI-AS. Foto : Litha Andayani/Maria Patricia Star News ...
  • Lebih dari 60 Pengusaha Rental Mobil di Kupang Resmi Bentuk ASPREM NTT
    Puluhan Pengusaha deklarasikan pembentukan ASPREM NTT, sebagai wadah bersama Pengusaha Rental Mobil, Sabtu (03/10/2026). Foto : Dok. Redaksi...
  • Pihak BRI Dua Kali Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Laporan Kasus Penipuan
    Kuasa Hukum Yessi Irmadani desak Polisi tetapkan Tersangka kasus penipuan . [Foto : Anhar Rosal/Regina Panjaitan/Ilustrasi Bank BRI] Star Ne...
  • Ryan Garcia Kembali Bangkit Dengan Kemenangan TKO Atas Oscar Duarte
    Duel Rian Garcia vs Oscar Duarte, Minggu, (03/12/2023). Star News INDONESIA ,  Minggu, (03 Desember 2023).  JAKARTA  - Meski jauh dari sempu...

KURS BANK INDONESIA (BI)


{{ date }}
{{ time }}
"Waktu adalah kanvas kosong, lukislah dengan karya terbaikmu."
play storeapp storeapp gallery

Link Bawah

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • V𝐈ᗪ𝔼Ⓞ
Copyright ©҉ Star News Indonesia

TerPopuler