Eks Presiden Venezuela Ditangkap AS, Diseret ke New York dan Hadapi Tuntutan Narkotika
✕

🅼🅴🅽🆄 ꋊǝwઽ 𝓞𝓯 𝓣𝓱𝓮 𝓨𝓮𝓪𝓻𝓼

  • REGIONAL
  • TNI-POLRI
  • MILITER
  • NASIONAL
  • HUKRIM
  • INTERNASIONAL
  • PEMERINTAH
  • POLITIK
  • MANCANEGARA
  • SPORT
  • LIFE STYLE
  • SERBA-SERBI
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • NARKOBA
  • HIBURAN
  • OPINI
  • PENDIDIKAN
  • ARTIS
  • SEJARAH
  • FILM
  • SELEBRITI
  • MUSIK
  • RELIGI
  • ZODIAK
  • TEKNOLOGI
  • RAMALAN
  • BISNIS
  • KKN
  • RELATIONSHIP
  • ARTI MIMPI
  • INFRASTRUKTUR
  • MISTERI DUNIA
  • SEREMONIAL
  • SKANDAL
  • PROFIL
  • PERTANIAN
  • NASA
  • FIGUR
  • IPTEK
  • PERTAMBANGAN
  • SOSIAL KEMANUSIAAN
Star News Indonesia
­ıllıllıS͙I͙A͙R͙A͙N͙ L͙A͙N͙G͙S͙U͙N͙G͙ıllıllı
ⒽⓄⓂⒺ › Cilia Flores › HUKRIM › INTERNASIONAL › NARKOBA › Nicolas Maduro › Presiden Venezuela

Eks Presiden Venezuela Ditangkap AS, Diseret ke New York dan Hadapi Tuntutan Narkotika

Selasa, Januari 06, 2026

🄱🄰🄲🄰 🄹🅄🄶🄰 :

Nicolás Maduro Mengaku Tidak Bersalah di Pengadilan AS atas Dakwaan Narkoba. Foto : The Guardian


Star News INDONESIA, Selasa, (06 Januari 2026). JAKARTA - Nicolas Maduro, mantan Presiden Venezuela, pada Senin (5 Januari 2026) mengaku tidak bersalah atas empat dakwaan federal termasuk narco-terrorism, konspirasi impor kokain, dan kepemilikan senjata ilegal, dalam sidang singkat di pengadilan federal Manhattan, New York.


Maduro, yang dibawa ke Amerika Serikat menyusul operasi militer yang disetujui Presiden Donald Trump, berdiri di hadapan hakim dan melalui penerjemah menyatakan dirinya masih presiden sah Venezuela dan tidak bersalah atas tuduhan tersebut. 


Penangkapan Maduro terjadi pada 3 Januari 2026 dalam operasi militer yang luas di Caracas yang oleh pemerintah AS disebut sebagai bagian dari upaya menangkap tokoh yang diduga terlibat dalam perdagangan narkoba transnasional dan terorisme narkoba. 


Ia dan istrinya, Cilia Flores, dilaporkan langsung dibawa ke New York dan ditahan di Metropolitan Detention Center di Brooklyn. 


Tuduhan terhadap Maduro berasal dari indictment federal tahun 2020 yang menuduhnya bekerja dengan berbagai kelompok kriminal termasuk pemberontak FARC dan kartel narkoba internasional untuk mengirimkan kokain ke AS, serta menyalahgunakan kekuasaan negara Venezuela untuk melindungi kegiatan tersebut.


Dalam sidang itu, Maduro mengatakan dakwaan tersebut adalah bagian dari upaya “imperialis” Amerika yang bertujuan menggulingkannya dan mengambil alih sumber daya Venezuela. 


Sikap ini juga mencerminkan reaksi dari banyak negara dan organisasi internasional yang mengecam keras langkah AS sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional. 


Pihak berwenang AS, sementara itu, menyatakan operasi tersebut didasarkan pada surat perintah federal yang sah, dan bahwa proses hukum akan dilanjutkan melalui sistem peradilan AS. 


Sidang lanjutan dijadwalkan pada 17 Maret 2026, ketika kemungkinan pembacaan dakwaan lebih rinci dan pembahasan masalah prosedural akan berlangsung. 


Kasus ini memicu ketegangan geopolitik global, dengan berbagai negara menuntut penghormatan terhadap hukum internasional dan kedaulatan Venezuela, sementara sekutu AS mendukung tindakan sebagai bagian dari perang melawan kriminalitas narkotika lintas batas.


Penulis : Eddie Lim

Editor : Willy Rikardus

TAGS :

Tags: Cilia Flores HUKRIM INTERNASIONAL NARKOBA Nicolas Maduro Presiden Venezuela


𝓕𝓸𝓽𝓸 𝓣𝓮𝓻𝓫𝓪𝓻𝓾 :




Bagikan ini ke

ⓈⒽⒶⓇⒺ :

Komentar Anda

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

ͲȺƓϚ :

EKONOMI HUKRIM INTERNASIONAL LIFE STYLE MANCANEGARA MILITER NASIONAL PEMERINTAH POLITIK REGIONAL SPORT TNI-POLRI

🅣🅁🅔🄽🅓🄸🅝🄶

+

  • Herry FF Battileo, SH.,MH., "Pengakuan Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat"
    Star News INDONESIA ,  Selasa  (14 Desember 2021).  KOTA KUPANG  - Pada dasarnya kesatuan masyarakat hukum adat terbentuk berdasarkan tiga p...
  • Lebih dari 60 Pengusaha Rental Mobil di Kupang Resmi Bentuk ASPREM NTT
    Puluhan Pengusaha deklarasikan pembentukan ASPREM NTT, sebagai wadah bersama Pengusaha Rental Mobil, Sabtu (03/10/2026). Foto : Dok. Redaksi...
  • Indonesia Tawarkan Impor 2 Juta Ton Gandum untuk Deal Tarif dengan AS
    Indonesia Siap Beli Gandum AS Rp 8 Triliun, Indofood Ambil Peran di Diplomasi Ekonomi RI-AS. Foto : Litha Andayani/Maria Patricia Star News ...
  • Pihak BRI Dua Kali Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Laporan Kasus Penipuan
    Kuasa Hukum Yessi Irmadani desak Polisi tetapkan Tersangka kasus penipuan . [Foto : Anhar Rosal/Regina Panjaitan/Ilustrasi Bank BRI] Star Ne...
  • Ryan Garcia Kembali Bangkit Dengan Kemenangan TKO Atas Oscar Duarte
    Duel Rian Garcia vs Oscar Duarte, Minggu, (03/12/2023). Star News INDONESIA ,  Minggu, (03 Desember 2023).  JAKARTA  - Meski jauh dari sempu...

KURS BANK INDONESIA (BI)


{{ date }}
{{ time }}
"Waktu adalah kanvas kosong, lukislah dengan karya terbaikmu."
play storeapp storeapp gallery

Link Bawah

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • V𝐈ᗪ𝔼Ⓞ
Copyright ©҉ Star News Indonesia

TerPopuler