PKBM As-Suffah Garut Disorot, 104 Siswa Terima PIP namun Aktivitas Belajar Tak Terlihat
✕

🅼🅴🅽🆄 ꋊǝwઽ 𝓞𝓯 𝓣𝓱𝓮 𝓨𝓮𝓪𝓻𝓼

  • REGIONAL
  • TNI-POLRI
  • MILITER
  • NASIONAL
  • HUKRIM
  • INTERNASIONAL
  • PEMERINTAH
  • POLITIK
  • MANCANEGARA
  • SPORT
  • LIFE STYLE
  • SERBA-SERBI
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • NARKOBA
  • HIBURAN
  • OPINI
  • PENDIDIKAN
  • ARTIS
  • SEJARAH
  • SELEBRITI
  • ZODIAK
  • FILM
  • MUSIK
  • RELIGI
  • TEKNOLOGI
  • RAMALAN
  • BISNIS
  • KKN
  • RELATIONSHIP
  • ARTI MIMPI
  • INFRASTRUKTUR
  • MISTERI DUNIA
  • SEREMONIAL
  • SKANDAL
  • PROFIL
  • PERTANIAN
  • NASA
  • FIGUR
  • IPTEK
  • PERTAMBANGAN
  • SOSIAL KEMANUSIAAN
Star News Indonesia
­ıllıllıS͙I͙A͙R͙A͙N͙ L͙A͙N͙G͙S͙U͙N͙G͙ıllıllı
ⒽⓄⓂⒺ › HUKRIM › PENDIDIKAN › PKBM As-Suffah Garut › REGIONAL

PKBM As-Suffah Garut Disorot, 104 Siswa Terima PIP namun Aktivitas Belajar Tak Terlihat

Kamis, Februari 05, 2026

🄱🄰🄲🄰 🄹🅄🄶🄰 :

Diduga Fiktif, PKBM As-Suffah Garut Terima Dana PIP Rp184 Juta Tanpa Kegiatan Pembelajaran. Foto : Dok. Redaksi


Star News INDONESIA, Kamis, (05 Februari 2026). GARUT - Keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Garut kembali menjadi sorotan publik. 


PKBM yang seharusnya berperan sebagai alternatif pendidikan nonformal justru diduga tidak menjalankan fungsi pembelajaran sebagaimana mestinya, meski tercatat menerima bantuan negara.


Salah satu PKBM yang disorot adalah PKBM As-Suffah yang berlokasi di Kampung Cilampayan RT 01 RW 12, Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut. 


Berdasarkan pantauan di lapangan, keberadaan PKBM tersebut hanya ditandai dengan papan nama lembaga, tanpa terlihat adanya aktivitas belajar mengajar.


Sejumlah warga sekitar mengaku tidak pernah melihat kegiatan pembelajaran berlangsung di lokasi tersebut.


“Teu kantos ningali aya nu diajar. Abdi sok liwat ka dieu, tapi teu pernah ningali murid atawa kagiatan sakola,” ujar seorang warga setempat, Selasa (3/2/2026).


Warga juga menyebutkan bahwa bangunan yang digunakan PKBM As-Suffah merupakan bekas kolam renang milik almarhum Haji Aep yang kini disewakan oleh ahli waris.


Upaya konfirmasi dilakukan ke Pemerintah Desa Tanjung Jaya. Kepala Desa setempat membenarkan bahwa PKBM As-Suffah berada di wilayah administrasinya, namun mengaku tidak mengetahui siapa pemilik maupun pengelola lembaga tersebut.



“Saya tahu PKBM itu ada karena plangnya. Tapi siapa pengelola dan pemiliknya, saya tidak tahu,” kata Kepala Desa Tanjung Jaya.


Berdasarkan penelusuran melalui data resmi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), PKBM As-Suffah tercatat sebagai penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) jenjang Paket C pada tahun anggaran 2025. 


Dalam data tersebut, tercantum sebanyak 104 peserta didik sebagai penerima manfaat dengan total anggaran sebesar Rp184.500.000.


Dengan status tersebut, PKBM As-Suffah juga berhak menerima dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP/BOSP) untuk menunjang kegiatan operasional lembaga.


Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa PKBM As-Suffah dikelola oleh Saepul Rohman selaku kepala sekolah dan Riswan Sapari sebagai operator lembaga.


Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pengelola PKBM As-Suffah maupun dari Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, khususnya Bidang Pendidikan Nonformal dan Informal (PNF/Dikmas), terkait dugaan tidak berjalannya kegiatan pembelajaran.


Kasus ini memunculkan pertanyaan publik mengenai efektivitas pengawasan Dinas Pendidikan terhadap lembaga pendidikan nonformal penerima bantuan negara. 


Media masih terus melakukan penelusuran lanjutan serta membuka ruang klarifikasi bagi pihak-pihak terkait guna menjaga prinsip keberimbangan informasi.


Penulis : Sultan Hafidz

Editor : Maria Patricia

TAGS :

Tags: HUKRIM PENDIDIKAN PKBM As-Suffah Garut REGIONAL


𝓕𝓸𝓽𝓸 𝓣𝓮𝓻𝓫𝓪𝓻𝓾 :




Bagikan ini ke

ⓈⒽⒶⓇⒺ :

Komentar Anda

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

ͲȺƓϚ :

EKONOMI HUKRIM INTERNASIONAL LIFE STYLE MANCANEGARA MILITER NASIONAL PEMERINTAH POLITIK REGIONAL SPORT TNI-POLRI

🅣🅁🅔🄽🅓🄸🅝🄶

+

  • Skandal Perselingkuhan Kepala Sekolah SMK Mekarmukti Garut, Istri Bongkar Hubungan Terlarang dengan Staf Tata Usaha
    Kepala Sekolah SMK Mekarmurti Garut dan Selingkuhannya. Foto :  Cheryil Apriani/Maria Patricia (Selasa, 11/02/2025). Star News INDONESIA ,  ...
  • Hari Anak Nasional 2026: Eben Domaking Ajak Semua Pihak Wujudkan Anak Hebat, Indonesia Kuat
    Oleh: Eben Domaking, Ketua PWMOI Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Star News INDONESIA , Kamis, (23 Juli 2026). KOTA KUPANG - Hari Anak Na...
  • 19 Ayat Alkitab Penghiburan Yang Menguatkan Hati Dalam Dukacita Kristen
    Star News INDONESIA,  Kamis, (28 Desember 2023).  JAKARTA  - Kehilangan orang yang kita cintai tentu menjadi saat paling menyakitkan dalam k...
  • Ayah di Kupang Laporkan Dugaan Persetubuhan Anak, Terlapor Disebut Tetangga Korban
    Advokat Rusydi Saleh Maga, S.H., (kiri) dan Alexander Peter E. Mahing, S.H., selaku kuasa hukum korban. Foto : Frans Ora/Bayu Indrawan  Star...
  • Eks Dirut Bank NTT Laporkan Advokat Bildad Thonak ke Polda NTT atas Dugaan Penipuan, Ini Alasannya!
    Surat bukti tanda terima laporan polisi (kiri) dan Eks Dirut Bank NTT, Izhak Eduard Rihi. Foto : Ist Star News INDONESIA , Senin, (03 Agustu...

KURS BANK INDONESIA (BI)


{{ date }}
{{ time }}
"Waktu adalah kanvas kosong, lukislah dengan karya terbaikmu."
play storeapp storeapp gallery

Link Bawah

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • V𝐈ᗪ𝔼Ⓞ
Copyright ©҉ Star News Indonesia

TerPopuler