Stabilisasi Harga: GPM Kota Kupang Hadir di Rumah Ibadah Menjelang Natal dan Tahun Baru
ⒽⓄⓂⒺ

Stabilisasi Harga: GPM Kota Kupang Hadir di Rumah Ibadah Menjelang Natal dan Tahun Baru

Senin, November 17, 2025

DKP Kota Kupang menggelar Gerakan Pangan Murah, Senin (17/11). Foto : Andi Pah/Maria Patricia


Star News INDONESIASenin, (17 November 2025). KOTA KUPANG - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Kupang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di enam kecamatan sebagai langkah menstabilkan harga bahan pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). 


Pelaksanaan GPM dipusatkan di berbagai rumah ibadah (gereja) di setiap kelurahan.


Kepala Bidang Distribusi Ketahanan Pangan DKP Kota Kupang, Paul Seubelan, menjelaskan kegiatan GPM mulai digelar sejak Senin (17/11/25) di halaman Gereja Maria Yesus Joseph, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo. 


Menurutnya, GPM menjadi bentuk intervensi pemerintah daerah untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus mengendalikan lonjakan harga pangan yang biasanya meningkat menjelang Nataru.


“Menjelang Nataru ini biasanya terjadi kenaikan harga di pasar. Karena itu, kami hadir untuk memastikan stabilisasi harga, terutama bahan pokok yang menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat,” ujar Paul.


Dalam kegiatan ini, DKP Kupang menggandeng Bulog dan sejumlah distributor untuk menyediakan berbagai komoditas seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, bawang putih, bawang merah, cabai, serta produk pangan lainnya. Seluruh komoditas tersebut dijual dengan harga lebih rendah dari harga pasar.


“Harapan kami, masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan tidak terbebani momen kenaikan harga jelang Natal dan Tahun Baru,” tambahnya.


Paul menjelaskan bahwa program GPM akan berlangsung selama satu minggu dan digelar secara bergiliran di setiap kecamatan melalui titik pelaksanaan di rumah-rumah ibadah. 


Ia berharap kegiatan ini mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan lebih mudah dan murah.


“Selama satu minggu, GPM akan hadir di enam kecamatan. Kami memanfaatkan fasilitas rumah ibadah agar pelaksanaannya lebih dekat dan mudah dijangkau warga,” tutupnya.


Penulis : Andi Pah

Editor : Maria Patricia

𝓕𝓸𝓽𝓸 𝓣𝓮𝓻𝓫𝓪𝓻𝓾 :




Bagikan ini ke

ⓈⒽⒶⓇⒺ :

Komentar Anda

TerPopuler