Saatnya Rakyat Bangkit Melawan Korupsi: LIRA, Madas Nusantara, FSPTSI dan PWMOI Bersatu
✕

🅼🅴🅽🆄 ꋊǝwઽ 𝓞𝓯 𝓣𝓱𝓮 𝓨𝓮𝓪𝓻𝓼

  • REGIONAL
  • TNI-POLRI
  • MILITER
  • NASIONAL
  • HUKRIM
  • INTERNASIONAL
  • PEMERINTAH
  • POLITIK
  • MANCANEGARA
  • SPORT
  • LIFE STYLE
  • SERBA-SERBI
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • NARKOBA
  • HIBURAN
  • OPINI
  • PENDIDIKAN
  • ARTIS
  • SEJARAH
  • SELEBRITI
  • ZODIAK
  • FILM
  • MUSIK
  • RELIGI
  • TEKNOLOGI
  • RAMALAN
  • BISNIS
  • KKN
  • RELATIONSHIP
  • ARTI MIMPI
  • INFRASTRUKTUR
  • MISTERI DUNIA
  • SEREMONIAL
  • SKANDAL
  • PROFIL
  • PERTANIAN
  • NASA
  • FIGUR
  • IPTEK
  • PERTAMBANGAN
  • SOSIAL KEMANUSIAAN
Star News Indonesia
­ıllıllıS͙I͙A͙R͙A͙N͙ L͙A͙N͙G͙S͙U͙N͙G͙ıllıllı
ⒽⓄⓂⒺ › FSPTSI › Jusuf Rizal › LSM LIRA › NASIONAL › Ormas Madas Nusantara › PWMOI

Saatnya Rakyat Bangkit Melawan Korupsi: LIRA, Madas Nusantara, FSPTSI dan PWMOI Bersatu

Selasa, Oktober 28, 2025

🄱🄰🄲🄰 🄹🅄🄶🄰 :

Star News INDONESIA, Selasa, (28 Oktober 2025). JAKARTA - Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, empat organisasi besar di Indonesia menggelar aksi simbolik “Gong Rakyat Melawan Korupsi” sebagai bagian dari kampanye anti­korupsi nasional. Aksi ini digagas oleh:


* LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) — lembaga yang selama lebih dari dua dekade aktif mengawasi korupsi.

* Ormas Masyarakat Madura Asli Nusantara (Madas Nusantara) — organisasi ke­Madura­an yang juga menyatakan dukungan kuat terhadap gerakan anti­korupsi.

* FSPTSI (Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia) — organisasi pekerja yang ikut bersuara dalam pemberantasan korupsi.

* PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia) — organisasi media online yang terlibat dalam kampanye kontrol sosial terhadap korupsi.


Menurut Ketua Umum Madas Nusantara, HM Jusuf Rizal (juga dikenal sebagai KRH), korupsi telah menjadi wabah yang menghantam generasi muda Indonesia. 


“Saat ini Pemuda Indonesia tidak cukup dengan jargon ‘Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa’, tapi butuh Satu Tekad Melawan Korupsi,” ujarnya di Jakarta. 


Dia menegaskan bahwa sistem korupsi telah membuat generasi muda menjadi korban — baik melalui pengangguran yang terus bertambah maupun peluang yang tertutup.


Jusuf Rizal menyebut bahwa korupsi sudah merembes ke seluruh level pemerintahan: dari desa hingga kota, dari legislatif ke eksekutif hingga yudikatif. 


Ia menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan ­terakhir, meskipun gerakan pemberantasan telah dijanjikan, justru korupsi semakin subur. Oleh karena itu, rakyat harus bersatu didalam gerakan ini, katanya: “Rakyat harus ikut menjadi mata dan telinga. Awasi di setiap tempat yang berpotensi harta dan kekayaan negara di korup. Kita gayang dan hukum mati koruptor kakap. Rampas asetnya, karena mereka benalu bagi negeri.”


Dalam siaran persnya, keempat organisasi menegaskan bahwa kampanye “Gong Rakyat Melawan Korupsi” akan menjadi momentum bagi pemuda dan rakyat Indonesia untuk menyongsong visi Generasi Emas 2045 — yaitu Indonesia yang maju, adil dan sejahtera. 


Namun mereka memberi peringatan bahwa bonus demografi tidak akan berarti jika mental generasi mudanya ‘bermental korup’. “Bukan menghasilkan Generasi Emas, tapi jadi Generasi Cemas,” tambah Jusuf Rizal.


Aksi tabuh gong yang direncanakan pada 28 Oktober 2025 itu juga sebagai simbol bahwa rakyat mulai “menggetarkan” sistem korupsi—menuntut transparansi, integritas, dan pemberantasan hingga akar. 


Rangkaian gerakan ini diharapkan mampu mendorong perubahan nyata dalam budaya pemerintahan, birokrasi, lembaga penegakan hukum, serta partisipasi aktif masyarakat.


Para penggiat melihat bahwa langkah ini tak hanya semata simbolik: LIRA telah rutin mengungkap dan mengawal laporan dugaan korupsi di daerah, seperti kasus belanja hibah di kabupaten Aceh Tenggara. 


Sementara Madas Nusantara tak hanya berbicara tentang budaya Madura, tapi juga mengadvokasi sektor informal dan pekerja, menyatakan diri sebagai mitra TNI-Polri dalam menjaga ketertiban dan pembangunan, serta mendukung pemerintahan bersih dari korupsi. 


Namun kritikus mempertanyakan apakah gerakan ini cukup efektif dalam menghadapi struktur korupsi yang sangat kompleks dan telah mapan di berbagai lembaga negara. 


Tantangannya meliputi penegakan hukum yang sering dianggap lemah, pemulihan aset koruptor yang lamban, dan budaya impunitas yang masih melekat. 


Jusuf Rizal mengakui bahwa “era kepemimpinan sebelumnya gagal memberantas korupsi”, dan bahwa gerakan mereka juga akan mendukung pemerintahan Prabowo Subianto dalam melawan korupsi — dengan catatan bahwa pemerintahan tersebut tak menghalangi penegakan hukum.


Gerakan “Gong Rakyat Melawan Korupsi” ke depan akan mencakup seruan partisipasi pemuda, pengawasan publik terhadap penggunaan anggaran, pelaporan aktif melalui organisasi media, serta upaya mengedukasi masyarakat agar tidak mudah tertipu oleh penampilan sederhana tetapi korup. 


Dengan momentum Hari Sumpah Pemuda sebagai titik awal, keempat organisasi berharap bahwa semangat kebangsaan kini juga diwarnai tekad anti-korupsi.


Penulis : Tito Ibrahim

Editor : Willy Rikardus

TAGS :

Tags: FSPTSI Jusuf Rizal LSM LIRA NASIONAL Ormas Madas Nusantara PWMOI


𝓕𝓸𝓽𝓸 𝓣𝓮𝓻𝓫𝓪𝓻𝓾 :




Bagikan ini ke

ⓈⒽⒶⓇⒺ :

Komentar Anda

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

ͲȺƓϚ :

EKONOMI HUKRIM INTERNASIONAL LIFE STYLE MANCANEGARA MILITER NASIONAL PEMERINTAH POLITIK REGIONAL SPORT TNI-POLRI

🅣🅁🅔🄽🅓🄸🅝🄶

+

  • Ayah di Kupang Laporkan Dugaan Persetubuhan Anak, Terlapor Disebut Tetangga Korban
    Advokat Rusydi Saleh Maga, S.H., (kiri) dan Alexander Peter E. Mahing, S.H., selaku kuasa hukum korban. Foto : Frans Ora/Bayu Indrawan  Star...
  • Inilah Kisah Perjalanan Karir Axl Rose Hingga Pernikahan dengan Sosok Istrinya
    Axl Rose dan Mantan Istrinya Erin Everly   (1990 – 1991) Star News INDONESIA,  Kamis, (18 Juli 2024).  JAKARTA  - Bintang di balik band rock...
  • Somasi Tak Digubris, Kuasa Hukum Grace Singli Siapkan Langkah Hukum Terkait Dana Rp10 Juta
    Grace Singli bersama kedua kuasa hukumnya Rusydi Saleh Maga, S.H., (kanan) dan Rowita Maudohi, S.H., siap ambil langkah tegas. Foto : Frans ...
  • 10 Tren Gaya Rambut 2025 yang Wajib Kamu Coba
    Model Rambut Kekinian 2025: Dari Layered Hair hingga Buzz Cut Star News INDONESIA ,  Sabtu, (21 Juni 2025).   JAKARTA  - Dunia fashion dan k...
  • Berapa Kasta dalam Sepakbola Inggris? Ini Penjelasan Lengkapnya!
    Berapa Kasta dalam Sepak Bola Inggris? Ini Penjelasan Struktur Kompetisinya dari Atas hingga Bawah. Foto : SPOTRS Star News INDONESIA ,  Rab...

KURS BANK INDONESIA (BI)


{{ date }}
{{ time }}
"Waktu adalah kanvas kosong, lukislah dengan karya terbaikmu."
play storeapp storeapp gallery

Link Bawah

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • V𝐈ᗪ𝔼Ⓞ
Copyright ©҉ Star News Indonesia

TerPopuler