BNN Gandeng Kemenkes dan IDI Tingkatkan Kapasitas Tenaga Kesehatan Hadapi Kasus Narkotika
✕

🅼🅴🅽🆄 ꋊǝwઽ 𝓞𝓯 𝓣𝓱𝓮 𝓨𝓮𝓪𝓻𝓼

  • REGIONAL
  • TNI-POLRI
  • MILITER
  • NASIONAL
  • HUKRIM
  • INTERNASIONAL
  • PEMERINTAH
  • POLITIK
  • MANCANEGARA
  • SPORT
  • LIFE STYLE
  • SERBA-SERBI
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • NARKOBA
  • HIBURAN
  • OPINI
  • PENDIDIKAN
  • ARTIS
  • SEJARAH
  • FILM
  • SELEBRITI
  • MUSIK
  • RELIGI
  • ZODIAK
  • TEKNOLOGI
  • RAMALAN
  • BISNIS
  • KKN
  • RELATIONSHIP
  • ARTI MIMPI
  • INFRASTRUKTUR
  • MISTERI DUNIA
  • SEREMONIAL
  • SKANDAL
  • PROFIL
  • PERTANIAN
  • NASA
  • FIGUR
  • IPTEK
  • PERTAMBANGAN
  • SOSIAL KEMANUSIAAN
Star News Indonesia
­ıllıllıS͙I͙A͙R͙A͙N͙ L͙A͙N͙G͙S͙U͙N͙G͙ıllıllı
ⒽⓄⓂⒺ › BNN › Ikatan Dokter Indonesia (IDI) › NARKOBA › NASIONAL › PEMERINTAH

BNN Gandeng Kemenkes dan IDI Tingkatkan Kapasitas Tenaga Kesehatan Hadapi Kasus Narkotika

Jumat, Oktober 24, 2025

🄱🄰🄲🄰 🄹🅄🄶🄰 :

Webinar Nasional BNN-IDI-Kemenkes Bahas Penanganan Darurat dan Rehabilitasi Narkotika, Jumat (24/10). Foto : Mitha Siregar/Regina Panjaitan


Star News INDONESIA, Jumat, (24 Oktober 2025). JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memperkuat kolaborasi lintas profesi dalam menghadapi tantangan kegawatdaruratan akibat penyalahgunaan narkotika. 


Sinergi tersebut diwujudkan melalui webinar bertajuk “Sinergi Profesi dalam Tatalaksana Kegawatdaruratan Narkotika” yang digelar pada Jumat (24/10) secara hybrid dari Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur.


Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun IDI ke-75 itu diikuti lebih dari 1.200 peserta dari berbagai profesi kesehatan, termasuk dokter, perawat, psikolog, dan konselor. 


Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat kapasitas tenaga kesehatan, khususnya petugas Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) dan mitra rehabilitasi, agar lebih siap menangani situasi darurat medis maupun psikiatri akibat penyalahgunaan narkotika.


Dalam sambutannya, Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa rehabilitasi merupakan ujung tombak dalam menyelamatkan korban penyalahgunaan narkotika. 


Ia menyoroti bahwa penyalahgunaan narkotika kini tidak lagi mengenal batas usia atau latar belakang sosial.


“Saat ini banyak anak-anak yang sudah terkena narkotika. Kita harus punya semangat dan rasa bangga, karena Bapak/Ibu adalah ujung tombak yang menyentuh masyarakat,” ujar Suyudi.


Ia juga menekankan bahwa di tengah pesatnya perkembangan era digital, peran tenaga rehabilitasi tidak dapat digantikan oleh mesin atau kecerdasan buatan. 


Menurutnya, isu narkotika masih menjadi perhatian serius Presiden RI yang tercantum dalam Asta Cita dan program prioritas nasional.


BNN mencatat, terdapat sekitar 3,3 juta penyalahguna narkotika di Indonesia, dengan 2,71 juta di antaranya merupakan usia produktif. Kondisi ini menunjukkan perlunya penguatan layanan rehabilitasi di berbagai daerah.


Sejalan dengan itu, Deputi Rehabilitasi BNN RI, dr. Bina Ampera Bukit, memaparkan arah kebijakan rehabilitasi nasional 2025–2029 yang difokuskan pada perluasan layanan dan penguatan sistem.


“Kami ingin memperluas program rehabilitasi melalui pengembangan layanan rawat jalan yang transparan dan terukur, pembangunan balai rehabilitasi baru, serta penguatan IPWL dan sistem digital seperti SIRENA 2.0 dan SERU Online,” jelas Bina.


BNN berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi lintas profesi di bidang kesehatan dan meningkatkan kualitas layanan rehabilitasi di Indonesia. 


Dengan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan rehabilitasi, diharapkan pelayanan terhadap korban penyalahgunaan narkotika menjadi lebih optimal, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi masyarakat.


Penulis : Mitha Siregar

Editor : Regina Panjaitan

TAGS :

Tags: BNN Ikatan Dokter Indonesia (IDI) NARKOBA NASIONAL PEMERINTAH


𝓕𝓸𝓽𝓸 𝓣𝓮𝓻𝓫𝓪𝓻𝓾 :




Bagikan ini ke

ⓈⒽⒶⓇⒺ :

Komentar Anda

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

ͲȺƓϚ :

EKONOMI HUKRIM INTERNASIONAL LIFE STYLE MANCANEGARA MILITER NASIONAL PEMERINTAH POLITIK REGIONAL SPORT TNI-POLRI

🅣🅁🅔🄽🅓🄸🅝🄶

+

  • Herry FF Battileo, SH.,MH., "Pengakuan Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat"
    Star News INDONESIA ,  Selasa  (14 Desember 2021).  KOTA KUPANG  - Pada dasarnya kesatuan masyarakat hukum adat terbentuk berdasarkan tiga p...
  • Lebih dari 60 Pengusaha Rental Mobil di Kupang Resmi Bentuk ASPREM NTT
    Puluhan Pengusaha deklarasikan pembentukan ASPREM NTT, sebagai wadah bersama Pengusaha Rental Mobil, Sabtu (03/10/2026). Foto : Dok. Redaksi...
  • Indonesia Tawarkan Impor 2 Juta Ton Gandum untuk Deal Tarif dengan AS
    Indonesia Siap Beli Gandum AS Rp 8 Triliun, Indofood Ambil Peran di Diplomasi Ekonomi RI-AS. Foto : Litha Andayani/Maria Patricia Star News ...
  • Pihak BRI Dua Kali Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Laporan Kasus Penipuan
    Kuasa Hukum Yessi Irmadani desak Polisi tetapkan Tersangka kasus penipuan . [Foto : Anhar Rosal/Regina Panjaitan/Ilustrasi Bank BRI] Star Ne...
  • Ryan Garcia Kembali Bangkit Dengan Kemenangan TKO Atas Oscar Duarte
    Duel Rian Garcia vs Oscar Duarte, Minggu, (03/12/2023). Star News INDONESIA ,  Minggu, (03 Desember 2023).  JAKARTA  - Meski jauh dari sempu...

KURS BANK INDONESIA (BI)


{{ date }}
{{ time }}
"Waktu adalah kanvas kosong, lukislah dengan karya terbaikmu."
play storeapp storeapp gallery

Link Bawah

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • V𝐈ᗪ𝔼Ⓞ
Copyright ©҉ Star News Indonesia

TerPopuler