Tiongkok Kini Adidaya Dunia: Strategi ‘No Limits’ vs Ketidakmampuan Intelijen AS
✕

🅼🅴🅽🆄 ꋊǝwઽ 𝓞𝓯 𝓣𝓱𝓮 𝓨𝓮𝓪𝓻𝓼

  • REGIONAL
  • TNI-POLRI
  • MILITER
  • NASIONAL
  • HUKRIM
  • INTERNASIONAL
  • PEMERINTAH
  • POLITIK
  • MANCANEGARA
  • SPORT
  • LIFE STYLE
  • SERBA-SERBI
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • NARKOBA
  • HIBURAN
  • OPINI
  • PENDIDIKAN
  • ARTIS
  • SEJARAH
  • FILM
  • SELEBRITI
  • RELIGI
  • ZODIAK
  • MUSIK
  • TEKNOLOGI
  • RAMALAN
  • BISNIS
  • KKN
  • RELATIONSHIP
  • ARTI MIMPI
  • INFRASTRUKTUR
  • MISTERI DUNIA
  • SEREMONIAL
  • SKANDAL
  • PROFIL
  • PERTANIAN
  • NASA
  • FIGUR
  • IPTEK
  • PERTAMBANGAN
  • SOSIAL KEMANUSIAAN
Star News Indonesia
­ıllıllıS͙I͙A͙R͙A͙N͙ L͙A͙N͙G͙S͙U͙N͙G͙ıllıllı
ⒽⓄⓂⒺ › Intelijen AS › INTERNASIONAL › MANCANEGARA › TEKNOLOGI › Teknologi China vs Amerika › Tiongkok Adidaya Baru

Tiongkok Kini Adidaya Dunia: Strategi ‘No Limits’ vs Ketidakmampuan Intelijen AS

Kamis, Juli 03, 2025

🄱🄰🄲🄰 🄹🅄🄶🄰 :

Tiongkok Kini Adidaya: Pengawasan Global dan Strategi Konflik AS-Israel-Rusia-NATO.


Star News INDONESIA, Kamis, (03 Juli 2025). JAKARTA - Posisi Amerika Serikat sebagai adidaya dunia kini semakin tereduksi. Sebuah narasi kuat menyebut bahwa Tiongkok telah menggantikan dominasi global Amerika, tidak hanya melalui kekuatan ekonomi, tetapi juga lewat kapasitas intelijen dan pengawasan yang mampu memantau seluruh aktivitas militer terutama di kawasan Indo‑Pasifik dan Timur Tengah.


Teknologi Pengawasan Canggih

Tiongkok telah membangun ratusan satelit geosynchronous dan LEO yang dilengkapi sensor optik dan SAR, memungkinkan real-time tracking terhadap kapal, pesawat AS, bahkan stealth bomber. 


Di darat, sistem “Skynet” dengan lebih dari 500 juta CCTV plus AI pengenalan wajah menciptakan jaringan pengawasan yang bahkan lebih luas dari total global. 


Teknologi kecil seperti mosquito-drone (ukuran 0,6 cm) siap mengintai, bahkan menyusup ke dalam markas besar.


Dominasi Berteknologi

Privat–public synergy antara negara dan perusahaan seperti Huawei, CGSTL, NUDT, dan lainnya memperkuat ekosistem cyber‑militer Tiongkok. 


Misalnya, CGSTL dituduh menyediakan citra satelit real‑time ke Houthi, jadi alat militer menargetkan kapal AS di Laut Merah.


Memancing Konflik Berkepanjangan

Tiongkok disebut memanipulasi situasi geopolitik agar kekuatan besar seperti AS, Israel, Rusia, dan NATO terjebak dalam konflik panjang di Timur Tengah. 


Mereka siap mengambil keuntungan dari melemahnya negara-negara ini, yang akhirnya terdistraksi dari kawasan Indo‑Pasifik dan Taiwan. 


Kesunyian Beijing saat perang Israel‑Iran 12 hari mencerminkan strategi “diplomasi seimbang” meskipun AS turun langsung memediasi.


Ketidakmampuan Intelijen AS

Meski AS berupaya meluncurkan program seperti Starshield, pengadaan satelit mata-mata SpaceX, mereka masih jauh tertinggal dari jaringan spy-satellite Tiongkok yang berkembang pesat. 


Kasus penembakan balon mata-mata China menunjukkan betapa AS baru menyadari operasi intel mereka.


Tiongkok Sebagai Adidaya Eurasia

Kerja sama militer-teknis antara Tiongkok dan Rusia serta dukungan ekonomi terhadap Iran lewat saluran BRICS, SCO, dan inisiatif Satelit Afrika memperkuat posisi strategis Beijing. Mereka kini bagian dari poros “Axis of Upheaval” yang mengimbangi pengaruh Barat.


Tiongkok tengah membentuk adidaya modern berbasis teknologi pengawasan canggih dan diplomasi strategis. 


Amerika Serikat, yang dulu tak terbendung dalam memantau dan mempengaruhi konflik global, sekarang tampak tersisih, sulitan menyaingi kecerdikan Beijing. 


Ini menjadi panggilan bagi komunitas internasional untuk mewaspadai pergeseran kekuatan yang tak hanya militer, tetapi bersifat teknokrat dan intelijen agresif.


Penulis : Hans Werang

Editor : Fajar Ali

TAGS :

Tags: Intelijen AS INTERNASIONAL MANCANEGARA TEKNOLOGI Teknologi China vs Amerika Tiongkok Adidaya Baru


𝓕𝓸𝓽𝓸 𝓣𝓮𝓻𝓫𝓪𝓻𝓾 :




Bagikan ini ke

ⓈⒽⒶⓇⒺ :

Komentar Anda

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

ͲȺƓϚ :

EKONOMI HUKRIM INTERNASIONAL LIFE STYLE MANCANEGARA MILITER NASIONAL PEMERINTAH POLITIK REGIONAL SPORT TNI-POLRI

🅣🅁🅔🄽🅓🄸🅝🄶

+

  • 10 Cara Menjaga Bentuk Tubuh Tetap Proporsional dan Sehat
    Gaya Hidup Sehat untuk menjaga nentuk tubuh Proporsional tanpa diet ketat. Foto : Cheryil Apriani/Willy Rikardus Star News INDONESIA ,  Sabt...
  • Zona del Silencio di Meksiko Fakta Atau Hanya Kebohongan Belaka?
    Zona of Silence di Meksiko Star News INDONESIA,  Sabtu, (09 Desember 2023).  JAKARTA  - Zona of Silence adalah sebuah tempat di Meks...
  • Profil Jennifer Coppen dan Kisah Lengkap Perjalanan Hidupnya
    Aktris Cantik  Jennifer Coppen. Foto : Instagram Star News INDONESIA ,  Jumat, (11 Juli 2025).   JAKARTA  - Namanya mulai dikenal publik sej...
  • Jejak Awal Tulisan: Sejarah Penemuan Sistem Penulisan Pertama
    Bentuk tulisan tertua adalah aksara paku, yang dikembangkan oleh bangsa Sumeria dan digunakan oleh berbagai orang di Timur Tengah kuno. Foto...
  • Sejarah Mesin Ketik: Dari Inovasi Awal hingga Digitalisasi
      Star News INDONESIA,  Senin, (26 Agustus 2024).  JAKARTA  - Mesin ketik, salah satu penemuan revolusioner di bidang teknologi, memiliki se...

KURS BANK INDONESIA (BI)


{{ date }}
{{ time }}
"Waktu adalah kanvas kosong, lukislah dengan karya terbaikmu."
play storeapp storeapp gallery

Link Bawah

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • V𝐈ᗪ𝔼Ⓞ
Copyright ©҉ Star News Indonesia

TerPopuler