Rencana Inggris Mengakui Negara Palestina: Apakah Ini Hadiah bagi Hamas dan Ancaman untuk Israel?
✕

🅼🅴🅽🆄 ꋊǝwઽ 𝓞𝓯 𝓣𝓱𝓮 𝓨𝓮𝓪𝓻𝓼

  • REGIONAL
  • TNI-POLRI
  • MILITER
  • NASIONAL
  • HUKRIM
  • INTERNASIONAL
  • PEMERINTAH
  • POLITIK
  • MANCANEGARA
  • SPORT
  • LIFE STYLE
  • SERBA-SERBI
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • NARKOBA
  • HIBURAN
  • OPINI
  • PENDIDIKAN
  • ARTIS
  • SEJARAH
  • FILM
  • SELEBRITI
  • MUSIK
  • RELIGI
  • ZODIAK
  • TEKNOLOGI
  • RAMALAN
  • BISNIS
  • KKN
  • RELATIONSHIP
  • ARTI MIMPI
  • INFRASTRUKTUR
  • MISTERI DUNIA
  • SEREMONIAL
  • SKANDAL
  • PROFIL
  • PERTANIAN
  • NASA
  • FIGUR
  • IPTEK
  • PERTAMBANGAN
  • SOSIAL KEMANUSIAAN
Star News Indonesia
­ıllıllıS͙I͙A͙R͙A͙N͙ L͙A͙N͙G͙S͙U͙N͙G͙ıllıllı
ⒽⓄⓂⒺ › Hadiah Hamas › INTERNASIONAL › Keir Starmer › Konflik Timur Tengah › Perang Israel-Hamas › Perdana Menteri Inggris › Rencana Inggris Akui Palestina

Rencana Inggris Mengakui Negara Palestina: Apakah Ini Hadiah bagi Hamas dan Ancaman untuk Israel?

Kamis, Juli 31, 2025

🄱🄰🄲🄰 🄹🅄🄶🄰 :

Syarat Inggris kepada Israel: Gencatan Senjata atau Dampak Diplomatik Serius. Foto : Al Jazeera


Star News INDONESIA, Kamis, (31 Juli 2025). JAKARTA - Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyatakan bahwa negaranya akan secara resmi mengakui negara Palestina pada sidang umum PBB bulan September 2025, kecuali jika Israel mengambil langkah-langkah substansial untuk menghentikan krisis kemanusiaan di Gaza, setuju pada gencatan senjata, menghentikan aneksasi wilayah, dan terbuka terhadap proses perdamaian dua negara.


Langkah ini muncul setelah tekanan domestik kuat dari lebih dari 200 anggota parlemen Inggris yang menuntut diakhirinya kekerasan terhadap warga sipil di Gaza, sebelum ada pengakuan formal. 


Inggris telah menetapkan lima syarat utama kepada pemerintah Israel agar pengakuan tidak dilakukan, termasuk jaminan pasokan bantuan PBB dan penghentian ekspansi pemukiman di Tepi Barat.


Reaksi Israel keras dan cepat. Kementerian Luar Negeri Israel menyebut rencana Inggris sebagai "hadiah untuk Hamas" yang dapat merusak upaya gencatan senjata dan pembebasan sandera. 


Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memperingatkan bahwa mengakomodasi Hamas bisa membahayakan bukan hanya Israel, tetapi juga negara-negara Barat seperti Inggris di kemudian hari.


Keluarga sandera Israel juga mengutuk pengakuan ini, menyebutnya sebagai legitimasi kepada terorisme tanpa adanya kompensasi nyawa sandera yang masih tertahan oleh Hamas.


Pro-Israel menyoroti bahwa pengakuan sepihak tanpa jaminan keamanan akan melemahkan posisi tawar Israel, memanjakan Hamas, dan bisa memperburuk konflik. 


Mereka menekankan bahwa pengakuan negara semacam ini seharusnya datang sebagai hasil kesepakatan damai yang adil, bukan sebagai tekanan satu arah.


Sebagai kritik terhadap pendekatan ini, pakar pro-Israel menyarankan Inggris menggunakan pengakuan sebagai alat diplomatik yang kuat, namun menekankan bahwa legitimasi atas Israel dan hak keamanan rakyatnya tidak dapat diabaikan dalam proses mana pun.


Inggris menjadi salah satu anggota PBB yang berpengaruh sekaligus kekuatan historis di Timur Tengah. 


Jika London mengabaikan pertimbangan keamanan Israel, keputusan tersebut bisa mengisolasi Israel secara diplomatik dan memberi keuntungan kepada Hamas dalam medan politik internasional. Pro-Israel menekankan bahwa solusi jangka panjang hanya bisa dicapai melalui gencatan senjata yang adil, pembebasan sandera, dan penghentian kekerasan — bukan sekadar deklarasi simbolis.


Dalam konteks ini, keputusan Inggris tidak hanya menjadi titik diplomatik kontroversial tetapi juga dapat memicu dampak keamanan nyata bagi Israel jika kondisi yang diminta tidak dipenuhi dan legitimasi diberikan tanpa ganti rugi.


Penulis : Tito Ibrahim

Editor : Burhanudin Iskandar

TAGS :

Tags: Hadiah Hamas INTERNASIONAL Keir Starmer Konflik Timur Tengah Perang Israel-Hamas Perdana Menteri Inggris Rencana Inggris Akui Palestina


𝓕𝓸𝓽𝓸 𝓣𝓮𝓻𝓫𝓪𝓻𝓾 :




Bagikan ini ke

ⓈⒽⒶⓇⒺ :

Komentar Anda

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

ͲȺƓϚ :

EKONOMI HUKRIM INTERNASIONAL LIFE STYLE MANCANEGARA MILITER NASIONAL PEMERINTAH POLITIK REGIONAL SPORT TNI-POLRI

🅣🅁🅔🄽🅓🄸🅝🄶

+

  • Lebih dari 60 Pengusaha Rental Mobil di Kupang Resmi Bentuk ASPREM NTT
    Puluhan Pengusaha deklarasikan pembentukan ASPREM NTT, sebagai wadah bersama Pengusaha Rental Mobil, Sabtu (03/10/2026). Foto : Dok. Redaksi...
  • Herry FF Battileo, SH.,MH., "Pengakuan Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat"
    Star News INDONESIA ,  Selasa  (14 Desember 2021).  KOTA KUPANG  - Pada dasarnya kesatuan masyarakat hukum adat terbentuk berdasarkan tiga p...
  • Indonesia Tawarkan Impor 2 Juta Ton Gandum untuk Deal Tarif dengan AS
    Indonesia Siap Beli Gandum AS Rp 8 Triliun, Indofood Ambil Peran di Diplomasi Ekonomi RI-AS. Foto : Litha Andayani/Maria Patricia Star News ...
  • Pihak BRI Dua Kali Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Laporan Kasus Penipuan
    Kuasa Hukum Yessi Irmadani desak Polisi tetapkan Tersangka kasus penipuan . [Foto : Anhar Rosal/Regina Panjaitan/Ilustrasi Bank BRI] Star Ne...
  • Ryan Garcia Kembali Bangkit Dengan Kemenangan TKO Atas Oscar Duarte
    Duel Rian Garcia vs Oscar Duarte, Minggu, (03/12/2023). Star News INDONESIA ,  Minggu, (03 Desember 2023).  JAKARTA  - Meski jauh dari sempu...

KURS BANK INDONESIA (BI)


{{ date }}
{{ time }}
"Waktu adalah kanvas kosong, lukislah dengan karya terbaikmu."
play storeapp storeapp gallery

Link Bawah

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • V𝐈ᗪ𝔼Ⓞ
Copyright ©҉ Star News Indonesia

TerPopuler