Prancis dan Arab Saudi Desak Pengakuan Palestina, Israel Peringatkan Bahaya Terorisme
✕

🅼🅴🅽🆄 ꋊǝwઽ 𝓞𝓯 𝓣𝓱𝓮 𝓨𝓮𝓪𝓻𝓼

  • REGIONAL
  • TNI-POLRI
  • MILITER
  • NASIONAL
  • HUKRIM
  • INTERNASIONAL
  • PEMERINTAH
  • POLITIK
  • MANCANEGARA
  • SPORT
  • LIFE STYLE
  • SERBA-SERBI
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • NARKOBA
  • HIBURAN
  • OPINI
  • PENDIDIKAN
  • ARTIS
  • SEJARAH
  • SELEBRITI
  • ZODIAK
  • FILM
  • MUSIK
  • RELIGI
  • TEKNOLOGI
  • RAMALAN
  • BISNIS
  • KKN
  • RELATIONSHIP
  • ARTI MIMPI
  • INFRASTRUKTUR
  • MISTERI DUNIA
  • SEREMONIAL
  • SKANDAL
  • PROFIL
  • PERTANIAN
  • NASA
  • FIGUR
  • IPTEK
  • PERTAMBANGAN
  • SOSIAL KEMANUSIAAN
Star News Indonesia
­ıllıllıS͙I͙A͙R͙A͙N͙ L͙A͙N͙G͙S͙U͙N͙G͙ıllıllı
ⒽⓄⓂⒺ › Aliansi Arab Saudi-Prancis › Emmanuel Macron › INTERNASIONAL › Konflik Timur Tengah › Perang Israel-Hamas › Presiden Prancis

Prancis dan Arab Saudi Desak Pengakuan Palestina, Israel Peringatkan Bahaya Terorisme

Selasa, Juli 29, 2025

🄱🄰🄲🄰 🄹🅄🄶🄰 :

Arab Saudi dan Prancis Pimpin Konferensi Gaza, Israel Sebut Langkah Gegabah. Foto : MSN


Star News INDONESIA, Selasa, (29 Juli 2025). JAKARTA - Dalam konferensi internasional tingkat tinggi yang digelar di markas besar PBB di New York, Arab Saudi dan Prancis memimpin dorongan global agar lebih banyak negara secara resmi mengakui negara Palestina. 


Namun, langkah ini menuai peringatan keras dari Israel, yang melihat pengakuan sepihak tersebut sebagai “penghargaan terhadap kekerasan” dan risiko terhadap stabilitas kawasan.


Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan bahwa Prancis akan mengakui negara Palestina pada Sidang Umum PBB mendatang di bulan September 2025, menjadikannya negara G7 pertama yang mengambil langkah tersebut. Macron menyebut keputusan ini sebagai bagian dari "dinamika kolektif" untuk mencapai solusi dua negara.


Namun, pemerintah Israel merespons dengan kekhawatiran mendalam. Dalam pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri Israel menyebut langkah Prancis dan konferensi yang digerakkan Arab Saudi sebagai “langkah sepihak yang membahayakan proses perdamaian yang sebenarnya.”


“Mengakui negara Palestina sekarang, ketika Hamas masih berkuasa di Gaza dan menolak eksistensi Israel, adalah memberi hadiah atas kekerasan dan terorisme,” kata Menteri Luar Negeri Israel, Yisrael Katz.


Israel menegaskan bahwa perdamaian hanya bisa dicapai melalui negosiasi langsung antara kedua belah pihak, bukan melalui tekanan internasional atau simbolisme diplomatik. Pemerintah Netanyahu menyebut pengakuan sepihak sebagai bentuk legitimasi terhadap kelompok-kelompok ekstremis yang telah berulang kali menyerang warga sipil Israel.


Amerika Serikat belum mengambil posisi resmi terhadap langkah Prancis, namun juru bicara Departemen Luar Negeri AS menegaskan bahwa “negara Palestina harus muncul dari proses negosiasi, bukan dari resolusi PBB.”


Sementara itu, Arab Saudi menyebut pengakuan Palestina sebagai kebutuhan strategis demi mengakhiri konflik berkepanjangan. 


Dalam konferensi tersebut, Riyadh mendorong pengakuan atas Palestina berdasarkan batas wilayah 1967, termasuk Yerusalem Timur sebagai ibu kota—sebuah posisi yang ditolak tegas oleh Israel.


Para analis memperingatkan bahwa tekanan sepihak untuk mengakui Palestina tanpa adanya jaminan keamanan bagi Israel dan tanpa reformasi di otoritas Palestina bisa memperkeruh konflik, bukan menyelesaikannya.


“Ini bukan tentang kedamaian, ini tentang politik simbolik yang mengabaikan realitas keamanan di lapangan,” ujar Profesor Daniel Ziv, pakar Timur Tengah dari Hebrew University.


Dengan menjelangnya Sidang Umum PBB September nanti, perdebatan global mengenai pengakuan Palestina diperkirakan akan semakin menguat. Bagi Israel, isu ini bukan sekadar diplomasi—tetapi menyangkut eksistensi dan hak warga negaranya untuk hidup aman.


Penulis : Eddie Lim

Editor : Meli Purba

TAGS :

Tags: Aliansi Arab Saudi-Prancis Emmanuel Macron INTERNASIONAL Konflik Timur Tengah Perang Israel-Hamas Presiden Prancis


𝓕𝓸𝓽𝓸 𝓣𝓮𝓻𝓫𝓪𝓻𝓾 :




Bagikan ini ke

ⓈⒽⒶⓇⒺ :

Komentar Anda

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

ͲȺƓϚ :

EKONOMI HUKRIM INTERNASIONAL LIFE STYLE MANCANEGARA MILITER NASIONAL PEMERINTAH POLITIK REGIONAL SPORT TNI-POLRI

🅣🅁🅔🄽🅓🄸🅝🄶

+

  • Skandal Perselingkuhan Kepala Sekolah SMK Mekarmukti Garut, Istri Bongkar Hubungan Terlarang dengan Staf Tata Usaha
    Kepala Sekolah SMK Mekarmurti Garut dan Selingkuhannya. Foto :  Cheryil Apriani/Maria Patricia (Selasa, 11/02/2025). Star News INDONESIA ,  ...
  • Kontraktor Temukan Makam Bizantium 1.500 Tahun di Bawah Puing Rumah Suriah
    Arkeolog Amankan Kompleks Kubur Bizantium di Tengah Rekonstruksi Pasca‑Perang. Foto : AP Star News INDONESIA ,  Senin, (09 Juni 2025).   JAK...
  • Hari Anak Nasional 2026: Eben Domaking Ajak Semua Pihak Wujudkan Anak Hebat, Indonesia Kuat
    Oleh: Eben Domaking, Ketua PWMOI Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Star News INDONESIA , Kamis, (23 Juli 2026). KOTA KUPANG - Hari Anak Na...
  • 19 Ayat Alkitab Penghiburan Yang Menguatkan Hati Dalam Dukacita Kristen
    Star News INDONESIA,  Kamis, (28 Desember 2023).  JAKARTA  - Kehilangan orang yang kita cintai tentu menjadi saat paling menyakitkan dalam k...
  • Eks Dirut Bank NTT Laporkan Advokat Bildad Thonak ke Polda NTT atas Dugaan Penipuan, Ini Alasannya!
    Surat bukti tanda terima laporan polisi (kiri) dan Eks Dirut Bank NTT, Izhak Eduard Rihi. Foto : Ist Star News INDONESIA , Senin, (03 Agustu...

KURS BANK INDONESIA (BI)


{{ date }}
{{ time }}
"Waktu adalah kanvas kosong, lukislah dengan karya terbaikmu."
play storeapp storeapp gallery

Link Bawah

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • V𝐈ᗪ𝔼Ⓞ
Copyright ©҉ Star News Indonesia

TerPopuler