Zohran Mamdani : Sosok Muslim Progresif Ini Taklukkan Andrew Cuomo di New York!
ⒽⓄⓂⒺ

Zohran Mamdani : Sosok Muslim Progresif Ini Taklukkan Andrew Cuomo di New York!

Jumat, Juni 27, 2025
Zohran Mamdani diwawancarai oleh ABC News di New York City, 25 Juni 2025. Sumber : Michael M. Santiago/Getty 


Star News INDONESIAJumat, (27 Juni 2025). JAKARTA - Sosok yang awalnya dikenal sebagai aktivis akar rumput dan musisi independen, kini menjadi nama yang paling banyak dibicarakan di dunia politik Amerika Serikat: Zohran Kwame Mamdani. 


Setelah menaklukkan mantan gubernur Andrew Cuomo dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat pekan ini, Mamdani secara resmi menjadi kandidat utama dalam perebutan kursi Wali Kota New York City 2025.


Lahir di Kampala, Uganda pada 1991, Zohran adalah anak dari pasangan intelektual ternama: profesor Mahmood Mamdani dan sutradara film pemenang penghargaan, Mira Nair. 


Masa kecilnya dihabiskan berpindah-pindah antara Cape Town dan akhirnya Queens, New York—kota yang kini menjadi medan perjuangan politiknya.


Pendidikan formalnya ditempuh di Bronx High School of Science, dilanjutkan ke Bowdoin College, tempat ia aktif dalam advokasi pro-Palestina dan organisasi keadilan sosial. 


Ia kemudian bekerja di sektor perlindungan kepemilikan rumah di Queens, membantu keluarga berpenghasilan rendah menghadapi ancaman penggusuran dan krisis perumahan.


Namun, Zohran juga memiliki sisi seni yang tak kalah kuat. Dengan nama panggung “Young Cardamom”, ia sempat merilis lagu-lagu hip-hop dan bahkan tampil dalam proyek musik untuk film *Queen of Katwe*—buah karya sang ibu.


Langkah politiknya dimulai serius pada 2020, ketika ia berhasil menumbangkan petahana dalam pemilihan anggota Majelis Negara Bagian New York untuk Distrik 36. 


Sejak itu, ia menjadi salah satu legislator paling progresif, dikenal lewat dorongan bus gratis, subsidi sewa, hingga kenaikan upah minimum menjadi $30 per jam.


Kemenangannya dalam pilkada pendahuluan Demokrat menjadi simbol bangkitnya kekuatan politik progresif. 


Didukung oleh tokoh-tokoh seperti Alexandria Ocasio-Cortez dan Bernie Sanders, Mamdani berhasil memobilisasi pemilih muda, komunitas Muslim, dan kelompok minoritas untuk mendobrak dominasi politik konvensional.


Namun, perjalanannya belum selesai. Mamdani kini menghadapi tantangan lebih berat di pemilu umum November, termasuk keraguan dari pemilih moderat dan tekanan dari kelompok konservatif yang menyoroti afiliasinya dengan organisasi sosialisme demokratik serta sikapnya terhadap isu-isu internasional seperti Palestina.


Jika terpilih, Zohran Mamdani bukan hanya akan menjadi wali kota termuda dalam sejarah modern New York, tetapi juga wali kota Muslim pertama, serta satu-satunya yang berasal dari keturunan Asia Selatan dan Afrika dalam sejarah kota ini.


“New York adalah rumah saya,” ujar Mamdani saat pidato kemenangan. “Saya tidak di sini hanya untuk mengelola kota—saya di sini untuk mengubahnya.”


Penulis : Ilham Hamid

Editor : Septian Maulana

𝓕𝓸𝓽𝓸 𝓣𝓮𝓻𝓫𝓪𝓻𝓾 :




Bagikan ini ke

ⓈⒽⒶⓇⒺ :

Komentar Anda

TerPopuler