Pangdam Udayana Bantu NTT Atasi Krisis Air Bersih
✕

🅼🅴🅽🆄 ꋊǝwઽ 𝓞𝓯 𝓣𝓱𝓮 𝓨𝓮𝓪𝓻𝓼

  • REGIONAL
  • TNI-POLRI
  • MILITER
  • NASIONAL
  • HUKRIM
  • INTERNASIONAL
  • PEMERINTAH
  • POLITIK
  • MANCANEGARA
  • SPORT
  • LIFE STYLE
  • SERBA-SERBI
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • NARKOBA
  • HIBURAN
  • OPINI
  • PENDIDIKAN
  • ARTIS
  • SEJARAH
  • SELEBRITI
  • ZODIAK
  • FILM
  • MUSIK
  • RELIGI
  • TEKNOLOGI
  • RAMALAN
  • BISNIS
  • KKN
  • RELATIONSHIP
  • ARTI MIMPI
  • INFRASTRUKTUR
  • MISTERI DUNIA
  • SEREMONIAL
  • SKANDAL
  • PROFIL
  • PERTANIAN
  • NASA
  • FIGUR
  • IPTEK
  • PERTAMBANGAN
  • SOSIAL KEMANUSIAAN
Star News Indonesia
­ıllıllıS͙I͙A͙R͙A͙N͙ L͙A͙N͙G͙S͙U͙N͙G͙ıllıllı
ⒽⓄⓂⒺ › Krisis Air Bersih › Mayjen TNI Maruli Simanjuntak › NASIONAL › Pangdam IX Udayana › PEMERINTAH › TNI-POLRI

Pangdam Udayana Bantu NTT Atasi Krisis Air Bersih

Sabtu, Mei 22, 2021

🄱🄰🄲🄰 🄹🅄🄶🄰 :

Star News INDONESIA, Sabtu (22 Mei 2021). DENPASAR - Atasi krisis air bersih yang selama ini terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) jajaran Kodam Udayana mencarikan solusi akan hal itu. 


Ratusan prajurit disebar masuk ke desa-desa untuk memasang ratusan kilometer pipa air dan pompa demi memudahkan warga dalam mendapatkan air bersih. 

Panglima Kodam Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak mengatakan, pembangunan pompa air adalah inisiatif pihaknya dalam rangka memberikan solusi untuk mengatasi krisis air bersih. Pasalnya, selama ini warga sangat membutuhkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup sehari-hari. "Sudah puluhan tahun mereka kesulitan mendapatkan air bersih. Kalau pun ada harganya cukup mahal dan mereka tak bisa membeli," katanya, Sabtu (22/5).


Dikatakan Maruli, tergeraknya ia untuk menyiapkan air bersih bagi masyarakat karena berdasarkan data di tahun 2017 lalu dan hingga saat ini, warga harus menempuh jarak sepanjang enam sampai 10 kilometer untuk mendapatkan air bersih. Bahkan, demi mendapatkan air bersih, mereka pun harus merogoh kocek Rp 2500 demi bisa mendapatkan 20 liter air. "Bahkan jika ada mobil tangki keliling kaum perempuan dan anak sekolah harus berebut karena mobil tangki tak dapat maksimal memenuhi permintaan warga," ujarnya.


Akibat sulitnya mendapatkan air bersih itu juga, sambung Maruli, kesehatan masyarakat terus mengalami kendala. Karena sulitnya air warga pun menjadi jarang mandi, pertumbuhan anak menjadi terkendala dan mengalami stunting dan gizi mereka pun buruk. "Jangankan untuk mandi, untuk minum air bersih pun mereka sulit. Makanya berbagai upaya kami lakukan untuk membantu warga," imbuhnya.


Atas masalah itu, kata mantan Komandan Paspampres ini, pihaknya pemerintah melalui jajarannya hadir demi membantu kesulitan warga. Dimana pihaknya membangun pompa dan memasang pipa hingga ke pelosok pemukiman warga. "Kami pun bersyukur saat ini air bersih sudah dirasakan sebagian besar warga NTT yang sebelumnya kesulitan akan hal ini sejak puluhan tahun yang lalu," ungkapnya.


Dari pembangunan yang dilakukan jajarannya, kata Maruli, di tahap pertama ini pompa dan pipa air sudah di pasang di 13 Kabupaten dan Kota. Saat ini pemasangan masih terus dikejar pihaknya agar 22 kabupaten dan kota yang ada di NTT, NTB hingga Bali, bisa dengan mudah mendapatkan air bersih. "Target kami Agustus besok semua pembangunan pompa dan pipa, rampung dikerjakan oleh prajurit yang kini terus berjuang untuk masyarakat," terangnya.


Maruli menambahkan, dalam membuat pompa dan pemasangan pipa itu, pihaknya bersama jajaran melakukannya sendiri. Dimana pompa yang ditempatkan di sebuah mata air, akan langsung dialirkan ke pipa hingga sampai ke rumah-rumah warga. "Biaya yang dikeluarkan pun cukup murah, untuk satu pompa itu hanya berkisar Rp17 juta. Dan semua uang itu didapat dari sumbangan-sumbangan yang didapat dari para donator selama ini," ungkapnya.


Dengan adanya pompa dan air bersih yang sudah mengalir dengan baik, lanjut Jenderal bintang dua ini, diharapkan kehidupan masyarakat bisa berubah. Warga tak lagi kekurangan minum dan gizi dan anak-anak tak lagi mengalami stunting. "Kami masih punya rencana lanjutan dimana nantinya air bisa mengalir ke perkebunan agar masyarakat bisa bercocok tanam dan tak ada lagi yang kekurangan gizi," tukasnya. 


Penulis : Indra Wiguna

Editor : Septian Maulana


TAGS :

Tags: Krisis Air Bersih Mayjen TNI Maruli Simanjuntak NASIONAL Pangdam IX Udayana PEMERINTAH TNI-POLRI


𝓕𝓸𝓽𝓸 𝓣𝓮𝓻𝓫𝓪𝓻𝓾 :




Bagikan ini ke

ⓈⒽⒶⓇⒺ :

Komentar Anda

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

ͲȺƓϚ :

EKONOMI HUKRIM INTERNASIONAL LIFE STYLE MANCANEGARA MILITER NASIONAL PEMERINTAH POLITIK REGIONAL SPORT TNI-POLRI

🅣🅁🅔🄽🅓🄸🅝🄶

+

  • Ayah di Kupang Laporkan Dugaan Persetubuhan Anak, Terlapor Disebut Tetangga Korban
    Advokat Rusydi Saleh Maga, S.H., (kiri) dan Alexander Peter E. Mahing, S.H., selaku kuasa hukum korban. Foto : Frans Ora/Bayu Indrawan  Star...
  • Inilah Kisah Perjalanan Karir Axl Rose Hingga Pernikahan dengan Sosok Istrinya
    Axl Rose dan Mantan Istrinya Erin Everly   (1990 – 1991) Star News INDONESIA,  Kamis, (18 Juli 2024).  JAKARTA  - Bintang di balik band rock...
  • Somasi Tak Digubris, Kuasa Hukum Grace Singli Siapkan Langkah Hukum Terkait Dana Rp10 Juta
    Grace Singli bersama kedua kuasa hukumnya Rusydi Saleh Maga, S.H., (kanan) dan Rowita Maudohi, S.H., siap ambil langkah tegas. Foto : Frans ...
  • 10 Tren Gaya Rambut 2025 yang Wajib Kamu Coba
    Model Rambut Kekinian 2025: Dari Layered Hair hingga Buzz Cut Star News INDONESIA ,  Sabtu, (21 Juni 2025).   JAKARTA  - Dunia fashion dan k...
  • Berapa Kasta dalam Sepakbola Inggris? Ini Penjelasan Lengkapnya!
    Berapa Kasta dalam Sepak Bola Inggris? Ini Penjelasan Struktur Kompetisinya dari Atas hingga Bawah. Foto : SPOTRS Star News INDONESIA ,  Rab...

KURS BANK INDONESIA (BI)


{{ date }}
{{ time }}
"Waktu adalah kanvas kosong, lukislah dengan karya terbaikmu."
play storeapp storeapp gallery

Link Bawah

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • V𝐈ᗪ𝔼Ⓞ
Copyright ©҉ Star News Indonesia

TerPopuler