![]() |
| Andre Lado Ketua PWMOI NTT bersama Rusdy Maga Sekretaris PWMOI NTT. Foto : Dok. Redaksi |
Star News INDONESIA, Selasa, (13 Januari 2026). KOTA KUPANG - Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat posisinya sebagai salah satu organisasi pers yang berperan strategis dalam pengembangan jurnalisme digital di daerah.
Di bawah kepemimpinan Ketua PWMOI NTT, Andre Lado, S.H., organisasi ini menegaskan komitmennya untuk meningkatkan integritas, kompetensi, serta perlindungan hukum bagi wartawan media daring.
Dalam keterangan resminya, PWMOI NTT menegaskan bahwa keberadaan organisasi ini menjadi wadah konsolidasi jurnalis online agar mampu bekerja secara profesional, independen, dan bertanggung jawab di tengah dinamika arus informasi digital yang semakin cepat.
Memasuki Januari 2026, PWMOI NTT mencatat perkembangan signifikan dengan bergabungnya sejumlah tokoh pers strategis, salah satunya Rusydi Saleh Maga, S.H.
Kehadiran figur-figur berpengalaman tersebut dinilai memperkuat struktur organisasi sekaligus memperluas jejaring PWMOI NTT dalam mendorong kualitas pemberitaan yang berimbang dan beretika.
Selain penguatan internal, PWMOI NTT juga aktif mendorong solidaritas antarwartawan serta mengajak anggotanya berperan dalam mendukung pembangunan ekonomi lokal.
Organisasi ini menilai media daring memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi positif, menangkal hoaks, serta menolak praktik intoleransi yang dapat merusak tatanan sosial masyarakat.
Salah satu program unggulan PWMOI NTT adalah “Perisai Hukum Bagi Wartawan”, yang difokuskan pada upaya perlindungan jurnalis dari tindak kekerasan, intimidasi, maupun kriminalisasi saat menjalankan tugas jurnalistik.
Program ini menjadi bentuk nyata komitmen organisasi dalam memastikan wartawan dapat bekerja sesuai amanat Undang-Undang Pers.
PWMOI NTT menegaskan akan terus bersinergi dengan pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan elemen masyarakat sipil, guna menciptakan ekosistem pers yang sehat, profesional, dan berkontribusi bagi kemajuan Nusa Tenggara Timur.
Penulis : Berto Da Costa
Editor : Septian Maulana

