Lebih 500 Warga Tewas Dekat Pusat GHF, UN Minta Investigasi
✕

🅼🅴🅽🆄 ꋊǝwઽ 𝓞𝓯 𝓣𝓱𝓮 𝓨𝓮𝓪𝓻𝓼

  • REGIONAL
  • TNI-POLRI
  • MILITER
  • NASIONAL
  • HUKRIM
  • INTERNASIONAL
  • PEMERINTAH
  • POLITIK
  • MANCANEGARA
  • SPORT
  • LIFE STYLE
  • SERBA-SERBI
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • NARKOBA
  • HIBURAN
  • OPINI
  • PENDIDIKAN
  • ARTIS
  • SEJARAH
  • SELEBRITI
  • ZODIAK
  • FILM
  • MUSIK
  • RELIGI
  • TEKNOLOGI
  • RAMALAN
  • BISNIS
  • KKN
  • RELATIONSHIP
  • ARTI MIMPI
  • INFRASTRUKTUR
  • MISTERI DUNIA
  • SEREMONIAL
  • SKANDAL
  • PROFIL
  • PERTANIAN
  • NASA
  • FIGUR
  • IPTEK
  • PERTAMBANGAN
  • SOSIAL KEMANUSIAAN
Star News Indonesia
­ıllıllıS͙I͙A͙R͙A͙N͙ L͙A͙N͙G͙S͙U͙N͙G͙ıllıllı
ⒽⓄⓂⒺ › Bantuan Gaza › GHF › INTERNASIONAL › Konflik Timur Tengah › Perang Israel-Hamas

Lebih 500 Warga Tewas Dekat Pusat GHF, UN Minta Investigasi

Rabu, Juli 09, 2025

🄱🄰🄲🄰 🄹🅄🄶🄰 :

Kontroversi GHF: Distribusi Makanan di Gaza Dihadapkan Tuduhan “Death Trap”. Foto : AP


Star News INDONESIA, Rabu, (09 Juli 2025). JAKARTA - GHF, struktur bantuan yang didukung AS dan Israel, mengoperasikan empat titik distribusi sejak akhir Mei. 


Organisasi ini mengklaim telah menyalurkan 52–62 juta makanan. Namun UN OHCHR melaporkan setidaknya 613 orang tewas di atau dekat lokasi GHF hingga 27 Juni, sehingga mendapat sorotan etika berat.


Lebih 170 lembaga kemanusiaan—termasuk MSF dan Amnesty—mengutuk GHF karena distribusi yang terpadu dengan militer dan memicu pasar gelap. 


Harga minyak dan kentang di pasar lokal naik hingga 15 kali lipat karena barang bantuan didistribusikan melalui rantai komersial.


Haaretz melaporkan tentara Israel mendapat perintah menembak warga yang berada di luar zona aman GHF. 


GHF membantah kerusuhan terjadi di dalam areanya, namun bukti visual memperlihatkan korban akibat “stun grenades” dan peluru tajam.


Pada 27 Juni, kantor Geneva dari GHF dipanggil otoritas Swiss untuk memperbaiki struktur organisasi atau menghadapi tindakan hukum.


Beberapa minggu kemudian, Swiss memutuskan membubarkan cabang tersebut akibat ketidaksesuaian hukum dasar.


Seruan internasional menuntut investigasi independen atas model distribusi baru ini. 


Banyak organisasi mendesak agar sistem bantuan kembali ke koordinasi PBB—agar mereka bisa menjamin netralitas dan keamanan warga sipil.


Penulis : Sultan Hafidz

Editor : Septian Maulana

TAGS :

Tags: Bantuan Gaza GHF INTERNASIONAL Konflik Timur Tengah Perang Israel-Hamas


𝓕𝓸𝓽𝓸 𝓣𝓮𝓻𝓫𝓪𝓻𝓾 :




Bagikan ini ke

ⓈⒽⒶⓇⒺ :

Komentar Anda

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

ͲȺƓϚ :

EKONOMI HUKRIM INTERNASIONAL LIFE STYLE MANCANEGARA MILITER NASIONAL PEMERINTAH POLITIK REGIONAL SPORT TNI-POLRI

🅣🅁🅔🄽🅓🄸🅝🄶

+

  • Ayah di Kupang Laporkan Dugaan Persetubuhan Anak, Terlapor Disebut Tetangga Korban
    Advokat Rusydi Saleh Maga, S.H., (kiri) dan Alexander Peter E. Mahing, S.H., selaku kuasa hukum korban. Foto : Frans Ora/Bayu Indrawan  Star...
  • Skandal Perselingkuhan Kepala Sekolah SMK Mekarmukti Garut, Istri Bongkar Hubungan Terlarang dengan Staf Tata Usaha
    Kepala Sekolah SMK Mekarmurti Garut dan Selingkuhannya. Foto :  Cheryil Apriani/Maria Patricia (Selasa, 11/02/2025). Star News INDONESIA ,  ...
  • Inilah Kisah Perjalanan Karir Axl Rose Hingga Pernikahan dengan Sosok Istrinya
    Axl Rose dan Mantan Istrinya Erin Everly   (1990 – 1991) Star News INDONESIA,  Kamis, (18 Juli 2024).  JAKARTA  - Bintang di balik band rock...
  • Berapa Kasta dalam Sepakbola Inggris? Ini Penjelasan Lengkapnya!
    Berapa Kasta dalam Sepak Bola Inggris? Ini Penjelasan Struktur Kompetisinya dari Atas hingga Bawah. Foto : SPOTRS Star News INDONESIA ,  Rab...
  • Hari Anak Nasional 2026: Eben Domaking Ajak Semua Pihak Wujudkan Anak Hebat, Indonesia Kuat
    Oleh: Eben Domaking, Ketua PWMOI Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Star News INDONESIA , Kamis, (23 Juli 2026). KOTA KUPANG - Hari Anak Na...

KURS BANK INDONESIA (BI)


{{ date }}
{{ time }}
"Waktu adalah kanvas kosong, lukislah dengan karya terbaikmu."
play storeapp storeapp gallery

Link Bawah

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • V𝐈ᗪ𝔼Ⓞ
Copyright ©҉ Star News Indonesia

TerPopuler