Kemenko Polkam Dorong Peningkatan SDM Keamanan Siber Guna Hadapi Ancaman Digital
✕

🅼🅴🅽🆄 ꋊǝwઽ 𝓞𝓯 𝓣𝓱𝓮 𝓨𝓮𝓪𝓻𝓼

  • REGIONAL
  • TNI-POLRI
  • MILITER
  • NASIONAL
  • HUKRIM
  • INTERNASIONAL
  • PEMERINTAH
  • POLITIK
  • MANCANEGARA
  • SPORT
  • LIFE STYLE
  • SERBA-SERBI
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • NARKOBA
  • HIBURAN
  • OPINI
  • PENDIDIKAN
  • ARTIS
  • SEJARAH
  • FILM
  • SELEBRITI
  • RELIGI
  • ZODIAK
  • MUSIK
  • TEKNOLOGI
  • RAMALAN
  • BISNIS
  • KKN
  • RELATIONSHIP
  • ARTI MIMPI
  • INFRASTRUKTUR
  • MISTERI DUNIA
  • SEREMONIAL
  • SKANDAL
  • PROFIL
  • PERTANIAN
  • NASA
  • FIGUR
  • IPTEK
  • PERTAMBANGAN
  • SOSIAL KEMANUSIAAN
Star News Indonesia
­ıllıllıS͙I͙A͙R͙A͙N͙ L͙A͙N͙G͙S͙U͙N͙G͙ıllıllı
ⒽⓄⓂⒺ › Ancaman Siber › Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi › Eko D. Indarto › Kemenko Polkam › NASIONAL › PEMERINTAH › SDM Keamanan Siber

Kemenko Polkam Dorong Peningkatan SDM Keamanan Siber Guna Hadapi Ancaman Digital

Kamis, Agustus 07, 2025

🄱🄰🄲🄰 🄹🅄🄶🄰 :

Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi, Eko D. Indarto. Foto : Rizky Adityo/Maria Patricia


Star News INDONESIA, Kamis, (07 Agustus 2025). BEKASI - Dalam rangka memperkuat pertahanan digital nasional, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menggelar Seminar Nasional bertajuk "Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Keamanan Siber dalam Menghadapi Kompleksitas Ancaman di Era Digital", Kamis (7/8/2025) di Bekasi, Jawa Barat.


Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, praktisi IT, akademisi, hingga sektor swasta. Seminar dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi, Eko D. Indarto.


Dalam sambutannya, Eko menekankan pentingnya pembangunan SDM keamanan siber sebagai pondasi utama pertahanan nasional di ruang digital.


"Di tengah transformasi digital yang semakin masif, kita menghadapi kompleksitas ancaman siber yang tidak hanya menyerang infrastruktur, tetapi juga berdampak langsung pada stabilitas ekonomi, sosial, dan politik nasional," ujar Eko.


Menurutnya, ancaman seperti serangan ransomware, kebocoran data sensitif, hingga eksploitasi kecerdasan buatan (AI) oleh aktor jahat menjadi bukti bahwa Indonesia harus memiliki talenta keamanan siber yang tidak hanya handal, tapi juga adaptif dan berdaya saing global.


Seminar Nasional Kemenko Polkam bentuk SDM siber jadi kunci hadapi serangan digital. Foto : Rizky Adityo/Maria Patricia


Eko mengungkapkan bahwa saat ini Indonesia menghadapi kekurangan serius dalam hal ketersediaan dan kualitas talenta keamanan siber. Permintaan tenaga profesional meningkat 20-30% setiap tahun, namun pasokan lulusan belum mampu memenuhi kebutuhan.


"Kompetensi di bidang seperti cloud security, kriptografi, IoT hingga AI security masih minim. Bahkan soft skills seperti kemampuan analitis, komunikasi lintas disiplin, dan kolaborasi dalam situasi krisis juga masih perlu diperkuat," tambahnya.


Sebagai koordinator lintas sektor, Kemenko Polkam melalui Deputi Kominfo berperan penting dalam mendorong sinergi antar-kementerian dan lembaga guna mempercepat penyiapan SDM digital, termasuk dalam sektor keamanan siber.


Upaya ini juga sejalan dengan program prioritas nasional yang dicanangkan Presiden RI, seperti keamanan data dalam layanan Cek Kesehatan Gratis, sistem digital pada Koperasi Merah Putih, dan perlindungan data sosial pada program Makan Bergizi Gratis.


Kemenko Polkam menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem kebijakan yang mendukung lahirnya SDM keamanan siber Indonesia yang unggul dan siap menghadapi tantangan era digital yang semakin kompleks.


Penulis : Rizky Adityo

Editor : Maria Patricia

TAGS :

Tags: Ancaman Siber Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Eko D. Indarto Kemenko Polkam NASIONAL PEMERINTAH SDM Keamanan Siber


𝓕𝓸𝓽𝓸 𝓣𝓮𝓻𝓫𝓪𝓻𝓾 :




Bagikan ini ke

ⓈⒽⒶⓇⒺ :

Komentar Anda

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

ͲȺƓϚ :

EKONOMI HUKRIM INTERNASIONAL LIFE STYLE MANCANEGARA MILITER NASIONAL PEMERINTAH POLITIK REGIONAL SPORT TNI-POLRI

🅣🅁🅔🄽🅓🄸🅝🄶

+

  • Herry FF Battileo, SH.,MH., "Pengakuan Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat"
    Star News INDONESIA ,  Selasa  (14 Desember 2021).  KOTA KUPANG  - Pada dasarnya kesatuan masyarakat hukum adat terbentuk berdasarkan tiga p...
  • Indonesia Tawarkan Impor 2 Juta Ton Gandum untuk Deal Tarif dengan AS
    Indonesia Siap Beli Gandum AS Rp 8 Triliun, Indofood Ambil Peran di Diplomasi Ekonomi RI-AS. Foto : Litha Andayani/Maria Patricia Star News ...
  • Pihak BRI Dua Kali Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Laporan Kasus Penipuan
    Kuasa Hukum Yessi Irmadani desak Polisi tetapkan Tersangka kasus penipuan . [Foto : Anhar Rosal/Regina Panjaitan/Ilustrasi Bank BRI] Star Ne...
  • Ryan Garcia Kembali Bangkit Dengan Kemenangan TKO Atas Oscar Duarte
    Duel Rian Garcia vs Oscar Duarte, Minggu, (03/12/2023). Star News INDONESIA ,  Minggu, (03 Desember 2023).  JAKARTA  - Meski jauh dari sempu...
  • Asal Usul Istilah "Duit": Warisan VOC yang Masih Hidup di Indonesia dan Malaysia
    Mata Uang  Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC). Foto : Arsip Sejarah Nasional Star News INDONESIA ,  Rabu, (17  September 2025).   JAKAR...

KURS BANK INDONESIA (BI)


{{ date }}
{{ time }}
"Waktu adalah kanvas kosong, lukislah dengan karya terbaikmu."
play storeapp storeapp gallery

Link Bawah

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • V𝐈ᗪ𝔼Ⓞ
Copyright ©҉ Star News Indonesia

TerPopuler